Utang LN RI Turun Jadi US$ 411,5 Miliar

- Pewarta

Kamis, 19 Mei 2022 - 12:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ilustrasi: utang LN RI triwulan I-2022 sebesar US$ 411,5 miliar/DOk.

Foto ilustrasi: utang LN RI triwulan I-2022 sebesar US$ 411,5 miliar/DOk.

MEDIA EMITEN – Utang luar negeri (LN) Indonesia turun US$ 4,2 miliar menjadi US$ 411,5 miliar pada triwulan I-2022 dari US$ 415,7 miliar pada pada triwulan sebelumnya.

“Penurunan posisi utang luar negeri karena turunnya utang sektor publik yaitu pemerintah dan bank sentral serta sektor swasta,” kata Kepala Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono di Jakarta, Kamis 19 Mei 2022.

Secara tahunan, posisi ULN triwulan I ini mengalami kontraksi sebesar 1,1% (yoy) atau lebih dalam dibandingkan dengan kontraksi pada triwulan sebelumnya yakni sebesar 0,3% (yoy).

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara posisi utang luar negeri pemerintah pada triwulan I-2022 sebesar US$ 196,2 miliar atau turun dari posisi triwulan sebelumnya sebesar US$ 200,2 miliar.

Secara tahunan, pertumbuhan utang LN pemerintah mengalami kontraksi sebesar 3,4% (yoy) atau lebih dalam dibandingkan dengan kontraksi pada triwulan sebelumnya yang sebesar 3% (yoy).

Penurunan terjadi seiring beberapa seri Surat Berharga Negara (SBN) jatuh tempo baik SBN domestik maupun SBN Valas serta adanya pelunasan neto atas pinjaman yang jatuh tempo selama Januari-Maret 2022 yang sebagian besar merupakan pinjaman bilateral.

Di samping itu, volatilitas di pasar keuangan global yang cenderung tinggi turut berpengaruh pada perpindahan investasi pada SBN domestik ke instrumen lain sehingga mengurangi porsi kepemilikan investor nonresiden pada SBN domestik.

Penarikan utang luar negeri pada triwulan I-2022 masih diutamakan untuk mendukung belanja prioritas pemerintah termasuk upaya penanganan COVID-19 dan program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

Dukungan pemerintah dalam memenuhi kebutuhan belanja prioritas hingga Maret 2022 antara lain mencakup sektor jasa kesehatan dan kegiatan sosial yaitu 24,6% dan sektor jasa pendidikan 16,5%.

Kemudian juga sektor administrasi pemerintah, pertahanan dan jaminan sosial wajib 15,1%, sektor konstruksi 14,2%, serta sektor jasa keuangan dan asuransi 11,7%.

Posisi utang LN pemerintah relatif aman dan terkendali mengingat hampir seluruh ULN memiliki tenor jangka panjang dengan pangsa mencapai 99,9% dari total utang LN pemerintah.

Untuk posisi utang LN swasta triwulan I-2022 tercatat US$ 206,4 miliar atau turun dari US$ 206,5 miliar pada triwulan IV-2021 dan terkontraksi 1,8% (yoy) yang lebih dalam dibandingkan kontraksi triwulan sebelumnya sebesar 0,6% (yoy).

Hal tersebut disebabkan oleh pembayaran pinjaman luar negeri dan surat utang yang jatuh tempo selama triwulan I-2022 sehingga ULN lembaga keuangan dan perusahaan bukan lembaga keuangan terkontraksi masing-masing 5,1% (yoy) dan 1% (yoy).

Utang LN swasta terbesar bersumber dari sektor jasa keuangan dan asuransi serta sektor pengadaan listrik, gas, uap/air panas dan udara dingin sekaligus sektor industri pengolahan maupun sektor pertambangan dan penggalian dengan pangsa 76,6%.

Utang LN itu tetap didominasi oleh utang jangka panjang dengan pangsa mencapai 76% terhadap total utang LN swasta.

BI memastikan utang LN Indonesia triwulan I-2022 tetap terkendali yakni tercermin dari rasio utang LN Indonesia terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) yang tetap terjaga di kisaran 33,7% atau turun dibandingkan rasio triwulan sebelumnya sebesar 35%.

Selain itu, struktur ULN Indonesia juga tetap sehat karena didominasi oleh utang LN berjangka panjang dengan pangsa mencapai 87,9% dari total utang LN.

Berita Terkait

Panduan Cara Memahami Bisnis Bitcoin dan Cara Membelinya
PT STM Sukseskan MotoGP Mandalika 2025, Sediakan Helikopter untuk Transportasi dan Evakuasi Medis
RIIFO Indonesia Memperkenalkan RIIFO Design & RIIFO Care, Solusi Inovatif untuk Industri Perpipaan
Ketahui Fungsi Platform Payment di Indonesia, Mudah dan Aman untuk Transaksi Bisnis
Mega Jaya, Lebih dari Sekadar Distributor Lifting Equipment
Nikmati Liburan dengan Rental Mobil Bandung Lepas Kunci
Perkuat Struktur Pendanaan Jangka Panjang, BRI Fokus Himpun Dana Murah
BRImo Siap Layani Kebutuhan Transaksi Finansial Kapan Saja, Liburan Lebih Tenang

Berita Terkait

Sabtu, 8 November 2025 - 04:56 WIB

Panduan Cara Memahami Bisnis Bitcoin dan Cara Membelinya

Rabu, 8 Oktober 2025 - 10:55 WIB

PT STM Sukseskan MotoGP Mandalika 2025, Sediakan Helikopter untuk Transportasi dan Evakuasi Medis

Senin, 22 September 2025 - 17:21 WIB

RIIFO Indonesia Memperkenalkan RIIFO Design & RIIFO Care, Solusi Inovatif untuk Industri Perpipaan

Jumat, 19 September 2025 - 21:34 WIB

Ketahui Fungsi Platform Payment di Indonesia, Mudah dan Aman untuk Transaksi Bisnis

Jumat, 12 September 2025 - 07:09 WIB

Mega Jaya, Lebih dari Sekadar Distributor Lifting Equipment

Berita Terbaru

Pers Rilis

Hainan: Etalase Kebijakan Pintu Terbuka Tiongkok

Jumat, 29 Mei 2026 - 15:45 WIB