JP Morgan Pinjami TOWR Rp 700 Miliar

- Pewarta

Sabtu, 16 April 2022 - 11:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ilustrasi: PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR)/IST

Foto ilustrasi: PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR)/IST

MEDIA EMITEN – PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR) menandatangani fasilitas pinjaman perbankan senilai Rp 700 miliar dari JP Morgan Chase Bank, N.A untuk sejumlah anak usaha.

Fasilitas perbankan tanpa komitmen dengan JP Morgan (surat perubahan kedelapan) tersebut telah diteken pada 12 April 2022.

Sekretaris Perusahaan TOWR Irfan Ghazali mengatakan, Surat perubahan kedelapan itu, atas surat penawaran fasilitas perbankan tanpa komitmen pada 20 April 2018 antara Protelindo dan JP Morgan, yang telah diubah terakhir dengan surat perubahan ketujuh pada 9 November 2021 (Surat Penawaran Awal), demikian dikutip dari keterbukaan informasi di laman BEI Jumat, 15 April 2022.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Perjanjian melibatkan antara Profesional Telekomunikasi Indonesia (Protelindo), Iforte Solusi Infotek (Iforte), Komet Infra Nusantara (KIN), Solusi Tunas Pratama (SUPR), dan BIT Teknologi Nusantara (BIT).

Fasilitas yang disediakan JP Morgan untuk sejumlah entitas usaha Sarana Menara itu tidak melebihi Rp 700 miliar. Rinciannya, fasilitas pinjaman bergulir dan cerukan (overdraft )tidak melebihi Rp 700 miliar, dan bank garansi tidak lebih Rp 500 miliar untuk Protelindo. Iforte mendapat fasilitas bergulir dan cerukan tidak lebih Rp500 miliar.

Fasilitas bergulir dan cerukan Rp 50 miliar untuk KIN. SUPR mendapat fasilitas bergulir tidak lebih Rp700 miliar, dan BIT sejumlah Rp100 miliar. Disebukan, pinjaman itu memiliki durasi satu tahun alias sampai 16 April 2023.

Selanjutnya, Protelindo, Iforte, KIN, SUPR, dan BIT memiliki kewajiban tanggung renteng sehubungan dengan fasilitas tersebut.

Berita Terkait

Resmi Dibuka, Astra Auto Fest 2025 Semarak Beragam Promo dari Grup Astra
Pasar Modal Indonesia Waspada, CSA Index September 2025 Terkoreksi
Strategi BUMI Kuasai Wolfram, Tambang Emas Jumbo di Queensland Australia
Analisis: Keterlambatan Laporan Keuangan Picu Asimetri Informasi di Pasar
Strategi SMMA Konversi Utang Jadi Saham, Langkah Cerdas Atasi Beban Finansial
CSA Index RI Agustus Tertinggi Sejak Awal Tahun
Strategi Baru Remala Abadi: Transaksi Saham Komisaris Tingkatkan Kontrol Bisnis
Pasca Keluar dari LQ45, SIDO Pindah Fokus dari Domestik ke Internasional

Berita Terkait

Jumat, 5 Desember 2025 - 18:00 WIB

Resmi Dibuka, Astra Auto Fest 2025 Semarak Beragam Promo dari Grup Astra

Jumat, 12 September 2025 - 22:03 WIB

Pasar Modal Indonesia Waspada, CSA Index September 2025 Terkoreksi

Rabu, 20 Agustus 2025 - 15:17 WIB

Strategi BUMI Kuasai Wolfram, Tambang Emas Jumbo di Queensland Australia

Rabu, 20 Agustus 2025 - 10:11 WIB

Analisis: Keterlambatan Laporan Keuangan Picu Asimetri Informasi di Pasar

Senin, 18 Agustus 2025 - 11:46 WIB

Strategi SMMA Konversi Utang Jadi Saham, Langkah Cerdas Atasi Beban Finansial

Berita Terbaru