Koalisi Pengawal Reformasi Mengecam Aksi Teror Akademik di Jogjakarta

- Pewarta

Senin, 1 Juni 2020 - 01:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Medaiemiten.com, Jakarta – Koalisi Pengawal Reformasi (Koper) mengutuk aksi teror akademik di Jogjakarta dan mendesak pihak Kepolisian untuk mengusut tuntas dan melakukan tindakan hukum.

“Aksi tersebut membahayakan kedewasaan dalam berbangsa dan bernegara,” kata Ketua Koper, Kiai Abdul Jalil Hawary, melalui siaran persnya, Sabtu (30/5/2020).

Sekjend Kopers, In’am eL Mustofa menyebutkan bahwa teror ini memang berlebihan karena belum ada pemaparan secara ilmiah, bahkan diskusi pun belum berlangsung.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Padahal kebebasan akademik ini sangat jauh dari tindakan makar, sebagaimana termaktub dalam pasal 7a dan 7b UUD NKRI 1945,” kata Mustofa.

Pihaknya jugs mendesak agar aparat penegak hukum segera bertindak, usut tuntas para peneror mimbar kebebasan akademik, selidiki segera secara seksama untuk akhirnya berikan tindakan hukum.

Dukungan moral dari berbagai kampus perguruan tinggi dan ormas mengalir kepada Prof. Dr Ni’matul Huda, namun sampai saat ini senat UGM yang diteror terkait kegiatan ini.

Prof. Ni’matul Huda, Guru Besar Hukum Tata Negara Universitas Islam Indonesia (UII) adalah salah satu pembicara dalam mimbar akademik yang gagal digelar oleh para aktivis Hukum Tata Negara UGM, yakni Constitutional Law Society (CLS).

Sehari sebelum pelaksanaan, pemateri, Prof. Ni’matul Huda,  mendapatkan teror dari orang yang misterius. Bahkan ada yg mendatangi rumahnya dengan ancaman agar mengurungkan menjadi narasumber dalam diskusi tersebut.

Semula diskusi on line yang akan digelar Jumat 29 Mei 2020 ini berjudul “Persoalan Pemecatan Presiden di Tengah Pandemi Ditinjau dari Sistem Ketatanegaraan”, namun kemudian berubah menjadi,  “Meluruskan Persoalan Pemberhentian Presiden Ditinjau dari Sistem Ketatanegaraan”.

Banyak para netizen, dan khalayak yang sudah siap ikut/mendaftar serta masyarakat Jogja pada umumnya, kaget karena diskusi ini bukan diundur tetapi dibatalkan pelaksanaanya. (*/bud)

Berita Terkait

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama
FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025
Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?
Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan
Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek
Kasus Jiwasraya: Tanah Benny Tjokro Bogor Dilelang, Negara Kumpulkan Rp18 M
ICC Singapura Jadi Arena Gugatan Kontrak Satelit: Indonesia Siapkan Bukti Lengkap Lawan Detenté Operation
TRUE Optimistis Proyek District East Meningkatkan Laba dan Valuasi Aset

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:53 WIB

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama

Kamis, 14 Agustus 2025 - 11:43 WIB

FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025

Jumat, 1 Agustus 2025 - 07:16 WIB

Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?

Senin, 28 Juli 2025 - 09:59 WIB

Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan

Kamis, 17 Juli 2025 - 14:29 WIB

Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek

Berita Terbaru