Capai 5,01 Persen, Pertumbuhan Ekonomi Indonesia pada Triwulan I-2022 Year on Year

- Pewarta

Rabu, 11 Mei 2022 - 14:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDIA EMITEN – Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada triwulan I-2022 tercatat mencapai 5,01 persen (year on year/yoy).

Hal itu menunjukkan bahwa pemulihan ekonomi nasional tetap berjalan dengan baik meski di tengah penerapan kebijakan PPKM dan peningkatan penyebaran kasus baru varian Omicron pada Februari 2022.

Demikian disampaikan Chief Economist Bank Mandiri, Andry Asmoro, dalam laporan Economic Update Bank Mandiri yang diterima, Selasa 10 Mei 2022.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Andry memaparkan, pada triwulan I-2022, Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia mencapai Rp4.513,05 triliun atas dasar harga berlaku atau Rp2.818,58 triliun atas dasar harga konstan.

Pertumbuhan ekonomi pada triwulan pertama juga didorong oleh kinerja sektor eksternal yang terbantu oleh tingginya harga komoditas ekspor utama Indonesia, seperti minyak sawit dan batu bara.

Secara kuartalan, pertumbuhan ekonomi Indonesia mengalami kontraksi sebesar 0,96 persen (qoq) dibandingkan triwulan IV-2022.

Konsumsi rumah tangga menjadi kontributor utama pertumbuhan ekonomi.

Tercatat konsumsi rumah tangga tumbuh 4,34 persen secara tahunan (yoy).

Angka tersebut berkontribusi sebesar 2,35 persen terhadap angka pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan.

Sementara, Pembentukan Modal Tetap Domestik Bruto (PMTDB) tumbuh sebesar 4,09 persen (yoy).

Hal ini mengkonfirmasi bahwa kinerja investasi dan juga pengeluaran masyarakat tetap tumbuh positif pada triwulan I-2022.

Proporsi konsumsi rumah tangga dan PMTDB pada PDB Indonesia masing-masing sebesar 53,65 persen dan 30,44 persen.

Ekspor Indonesia tumbuh 16,22 persen (yoy) sementara impor tumbuh 15,03 persen (yoy).

Dengan kontribusi ekspor lebih besar daripada impor, kinerja net export berkontribusi 0,82 persen terhadap pertumbuhan PDB triwulan I-2022.

Industri pengolahan menjadi sumber pertumbuhan tertinggi. Pada triwulan I-2022, industri pengolahan atau manufaktur tumbuh sebesar 5,07 persen (yoy).

Angka pertumbuhan tersebut berkontribusi terhadap 1,06 persen pertumbuhan GDP Indonesia.

Industri manufaktur masih menjadi sektor terbesar ekonomi dengan proporsi sebesar 19,19 persen terhadap PDB Indonesia.

Sementara, sektor perdagangan menjadi sektor dengan pertumbuhan tertinggi pada triwulan I-2022, yaitu 15,79 persen (yoy).

Sektor tersebut diperkirakan akan tetap tumbuh positif didorong oleh semakin terbiasanya masyarakat dengan belanja online.

Lapangan usaha lainnya terkait dengan aktivitas lapangan –pertanian, pertambangan, dan konstruksi – tercatat juga tumbuh positif pada triwulan pertama 2022.

Berdasarkan data, terdapat dua sektor yang mengalami kontraksi, yaitu administrasi pemerintahan (-1,45 persen (yoy)) dan jasa pendidikan (-1,70 persen (yoy)).

Andri menambahkan, Ekonomi Indonesia diperkirakan tumbuh lebih tinggi pada 2022.

Tim riset ekonomi Bank Mandiri memperkirakan PDB Indonesia tumbuh sebesar 5,17 persen pada 2022.

Angka ini lebih tinggi dibandingkan angka pertumbuhan PDB 2021, yaitu 3,69 persen.

“Kami melihat pulihnya aktivitas masyarakat akan memperkuat konsumsi rumah tangga.”

“Sementara, dukungan Pemerintah dan Bank Indonesia melalui kebijakan fiskal dan moneter yang akomodatif juga diharapkan dapat mendorong aktivitas bisnis dan investasi. Tingginya harga komoditas ekspor utama Indonesia juga diharapkan menjadi faktor pendorong pertumbuhan ekonomi pada 2022,” pungkas Andry.***

Berita Terkait

Panduan Cara Memahami Bisnis Bitcoin dan Cara Membelinya
PT STM Sukseskan MotoGP Mandalika 2025, Sediakan Helikopter untuk Transportasi dan Evakuasi Medis
RIIFO Indonesia Memperkenalkan RIIFO Design & RIIFO Care, Solusi Inovatif untuk Industri Perpipaan
Ketahui Fungsi Platform Payment di Indonesia, Mudah dan Aman untuk Transaksi Bisnis
Mega Jaya, Lebih dari Sekadar Distributor Lifting Equipment
Nikmati Liburan dengan Rental Mobil Bandung Lepas Kunci
Perkuat Struktur Pendanaan Jangka Panjang, BRI Fokus Himpun Dana Murah
BRImo Siap Layani Kebutuhan Transaksi Finansial Kapan Saja, Liburan Lebih Tenang

Berita Terkait

Sabtu, 8 November 2025 - 04:56 WIB

Panduan Cara Memahami Bisnis Bitcoin dan Cara Membelinya

Rabu, 8 Oktober 2025 - 10:55 WIB

PT STM Sukseskan MotoGP Mandalika 2025, Sediakan Helikopter untuk Transportasi dan Evakuasi Medis

Senin, 22 September 2025 - 17:21 WIB

RIIFO Indonesia Memperkenalkan RIIFO Design & RIIFO Care, Solusi Inovatif untuk Industri Perpipaan

Jumat, 19 September 2025 - 21:34 WIB

Ketahui Fungsi Platform Payment di Indonesia, Mudah dan Aman untuk Transaksi Bisnis

Jumat, 12 September 2025 - 07:09 WIB

Mega Jaya, Lebih dari Sekadar Distributor Lifting Equipment

Berita Terbaru

Pers Rilis

Hainan: Etalase Kebijakan Pintu Terbuka Tiongkok

Jumat, 29 Mei 2026 - 15:45 WIB