Wartawan Senior Lahyanto Nadie Luncurkan Buku Komunikasi Pasar Modal

- Pewarta

Kamis, 22 November 2018 - 06:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mediaemiten.com, Jakarta – Lahyanto Nadie, wartawan senior pasar modal, meluncurkan buku “Media Massa dan Pasar Modal, Strategi Komunikasi bagi Perusahaan Go Public”.

Peluncurannya ditandai dengan penyerahan buku tersebut kepada Ketua Umum Asosiasi Analis Efek Indonesia (AAEI) Haryajid Ramelan di Wisma GKBI, Jakarta, Selasa (20/11/2018).

Buku ini berisi pembahasan konsep komunikasi yang dilengkapi penjelasan teori serta implementasinya di media massa. Sesuai judulnya, ada pula pembahasan khusus tentang strategi komunikasi bagi perusahaan go public, mulai dari persiapan Initial Public Offering (IPO) hingga setelah menjadi perusahaan tercatat.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Haryajid menilai buku tersebut dapat menjadi referensi bagi para analis pasar modal Indonesia untuk menulis artikel yang lebih enak dibaca.

“Para analis tidak hanya membaca buku ini, tapi sekaligus mendapatkan pelatihan langsung dari penulisnya,” ujarnya dalam keterangan resmi yang diterima Bisnis, Kamis (22/11).

Sementara itu, Deputi Direktur Bidang Hubungan Masyarakat dan Antar Lembaga BPJS Ketenagakerjaan Irvansyah Utoh Banja menuturkan media massa dan pasar modal adalah dua unsur yang tidak dapat dipisahkan dari BPJS Ketenagakerjaan. Sesuai UU Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers, fungsi media massa disebut sangat membantu sosialisasi tugas perseroan ke masyarakat.

Lahyanto Nadie mengawali karir di dunia pers di Pos Kota Group (1983-1985), sebelum berlanjut ke Bisnis Indonesia Group (1985-2017). Dia pernah memperdalam dunia pasar modal di New York dan sekuritas serta fund management di Hong Kong. Demikian seperti dilansir Bisnis.com. (*)

Berita Terkait

Resmi Dibuka, Astra Auto Fest 2025 Semarak Beragam Promo dari Grup Astra
Pasar Modal Indonesia Waspada, CSA Index September 2025 Terkoreksi
Strategi BUMI Kuasai Wolfram, Tambang Emas Jumbo di Queensland Australia
Analisis: Keterlambatan Laporan Keuangan Picu Asimetri Informasi di Pasar
Strategi SMMA Konversi Utang Jadi Saham, Langkah Cerdas Atasi Beban Finansial
CSA Index RI Agustus Tertinggi Sejak Awal Tahun
Strategi Baru Remala Abadi: Transaksi Saham Komisaris Tingkatkan Kontrol Bisnis
Pasca Keluar dari LQ45, SIDO Pindah Fokus dari Domestik ke Internasional

Berita Terkait

Jumat, 5 Desember 2025 - 18:00 WIB

Resmi Dibuka, Astra Auto Fest 2025 Semarak Beragam Promo dari Grup Astra

Jumat, 12 September 2025 - 22:03 WIB

Pasar Modal Indonesia Waspada, CSA Index September 2025 Terkoreksi

Rabu, 20 Agustus 2025 - 15:17 WIB

Strategi BUMI Kuasai Wolfram, Tambang Emas Jumbo di Queensland Australia

Rabu, 20 Agustus 2025 - 10:11 WIB

Analisis: Keterlambatan Laporan Keuangan Picu Asimetri Informasi di Pasar

Senin, 18 Agustus 2025 - 11:46 WIB

Strategi SMMA Konversi Utang Jadi Saham, Langkah Cerdas Atasi Beban Finansial

Berita Terbaru