TOBA Dapat Restu Rights Issue

- Pewarta

Rabu, 8 Juni 2022 - 20:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ilustrasi: PT TBS Energi Utama Tbk. (TOBA)/IST

Foto ilustrasi: PT TBS Energi Utama Tbk. (TOBA)/IST

MEDIA EMITEN – PT TBS Energi Utama Tbk (TOBA) mendapatkan restu pemegang saham untuk melakukan rights issue atau hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD), setelah sebelumnya sempat tertunda.

“RUPST menyepakati rencana pelaksanaan rights issue dalam periode 12 bulan ke depan,” kata Wakil Presiden Direktur TBS Energi Utama Pandu Sjahrir ketika menyampaikan hasil RUPST, pada Rabu 8 Juni 2022.

Selain itu, RUPST juga menyepakati tidak membagikan dividen dan pengangkatan Juli Oktarina sebagai salah satu direktur perusahaan.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pandu Sjahrir menjelaskan, manajemen perseroan memutuskan untuk menahan laba guna pengembangan bisnis energi terbarukan dan kendaraan listrik. “Penggunaan laba akan kami gunakan untuk modal bisnis dan investasi kembali energi baru terbarukan dan juga untuk electric vehicles [kendaraan listrik],” katanya.

Merujuk pada prospektus, TOBA akan melakukan HMETD dengan melepas sebanyak-banyaknya 850.491.185 atau 850,49 juta saham dengan nilai nominal Rp 50.

Penambahan modal dari hasil HMETD akan memperkuat struktur permodalan TOBA serta mendukung perkembangan dan ekspansi usaha. Peningkatan modal dalam jangka panjang diharapkan akan dapat meningkatkan daya saing usaha dan meningkatkan imbal hasil nilai investasi bagi pemegang saham TOBA.

Berdasarkan laporan keuangan, TOBA membukukan laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar US$48,08 juta sepanjang 2021, naik 95,74% dibandingkan dengan posisi 2020 sebesar US$24,56 juta.

Berita Terkait

Resmi Dibuka, Astra Auto Fest 2025 Semarak Beragam Promo dari Grup Astra
Pasar Modal Indonesia Waspada, CSA Index September 2025 Terkoreksi
Strategi BUMI Kuasai Wolfram, Tambang Emas Jumbo di Queensland Australia
Analisis: Keterlambatan Laporan Keuangan Picu Asimetri Informasi di Pasar
Strategi SMMA Konversi Utang Jadi Saham, Langkah Cerdas Atasi Beban Finansial
CSA Index RI Agustus Tertinggi Sejak Awal Tahun
Strategi Baru Remala Abadi: Transaksi Saham Komisaris Tingkatkan Kontrol Bisnis
Pasca Keluar dari LQ45, SIDO Pindah Fokus dari Domestik ke Internasional

Berita Terkait

Jumat, 5 Desember 2025 - 18:00 WIB

Resmi Dibuka, Astra Auto Fest 2025 Semarak Beragam Promo dari Grup Astra

Jumat, 12 September 2025 - 22:03 WIB

Pasar Modal Indonesia Waspada, CSA Index September 2025 Terkoreksi

Rabu, 20 Agustus 2025 - 15:17 WIB

Strategi BUMI Kuasai Wolfram, Tambang Emas Jumbo di Queensland Australia

Rabu, 20 Agustus 2025 - 10:11 WIB

Analisis: Keterlambatan Laporan Keuangan Picu Asimetri Informasi di Pasar

Senin, 18 Agustus 2025 - 11:46 WIB

Strategi SMMA Konversi Utang Jadi Saham, Langkah Cerdas Atasi Beban Finansial

Berita Terbaru