Saham-Saham di Wall Street Ditutup Melonjak

- Pewarta

Rabu, 17 Oktober 2018 - 03:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mediaemiten.com, New York – Saham-saham di Wall Street melonjak pada penutupan perdagangan Rabu pagi (17/10/2018), dengan tiga indeks utama naik lebih dari dua persen didorong oleh hasil kuartalan yang kuat dari perusahaan-perusahaan terkemuka Amerika Serikat.

Indeks Dow Jones Industrial Average melambung 547,87 poin atau 2,17 persen, menjadi berakhir di 25.798,42 poin.

Indeks S&P 500 meningkat 59,13 poin atau 2,15 persen, menjadi ditutup di 2.809,92 poin.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Indeks Komposit Nasdaq melonjak 214,75 poin atau 2,89 persen, menjadi berakhir di 7.645,49 poin.

Indeks utama saham-saham berkapitalisasi besar semua memiliki hari terbaik mereka sejak Maret.

UnitedHealth dan Nike adalah pemain terbaik di Dow. Saham kedua perusahaan tersebut masing-masing meningkat 4,73 persen dan 3,32 persen pada penutupan perdagangan.

Semua sektor utama S&P 500 diperdagangkan lebih tinggi, dengan sektor teknologi dan perawatan kesehatan masing-masing naik 3,02 persen dan 2,90 persen, mengungguli sektor lainnya.

Saham Adobe melonjak 9,52 persen, memimpin para pemenang di Nasdaq.

Saham Morgan Stanley juga melonjak 5,68 persen setelah perusahaan melaporkan laba yang lebih baik dari perkiraan. Saham Goldman Sachs dan Johnson & Johnson juga menguat setelah mereka melaporkan laba yang solid.

Saham Netflix ditutup sekitar empat persen lebih tinggi dan setelah pasar ditutup, salah satu saham dari kelompok FANG yang diawasi ketat ini, melompat lagi menyusul laporan laba kuartalan yang kuat perusahaan video streaming itu.

Istilah saham FANG mengacu pada empat perusahaan bertekonologi tinggi: Facebook, Amazon, Netflix, dan Google.

Sementara itu, IBM turun sebanyak 4,0 persen dalam perdagangan setelah jam kerja Selasa (16/10), karena perusahaan melaporkan pendapatan, yang meleset dari perkiraan.

Ekspektasi untuk musim laporan laba ini tinggi. Para analis yang disurvei oleh FactSet memperkirakan laba kuartal ketiga perusahaan-perusahaan S&P 500 akan tumbuh sebesar 19 persen, menurut CNBC.

Pada data ekonomi, produksi industri AS naik 0,3 persen pada September, mengalahkan konsensus pasar, Federal Reserve melaporkan Selasa (16/10).

Namun, untuk kuartal ketiga secara keseluruhan, produksi industri maju pada tingkat tahunan 3,3 persen, turun dari tingkat 5,3 persen pada kuartal kedua, kata laporan tersebut.

Sementara itu, jumlah lowongan pekerjaan mencatat rekor tertinggi baru di 7,1 juta pada hari kerja terakhir Agustus, Departemen Tenaga Kerja AS mengatakan pada Selasa (16/10). Demikian laporan yang dikutip dari Xinhua. (pep)

Berita Terkait

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama
FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025
Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?
Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan
Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek
Kasus Jiwasraya: Tanah Benny Tjokro Bogor Dilelang, Negara Kumpulkan Rp18 M
ICC Singapura Jadi Arena Gugatan Kontrak Satelit: Indonesia Siapkan Bukti Lengkap Lawan Detenté Operation
TRUE Optimistis Proyek District East Meningkatkan Laba dan Valuasi Aset

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:53 WIB

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama

Kamis, 14 Agustus 2025 - 11:43 WIB

FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025

Jumat, 1 Agustus 2025 - 07:16 WIB

Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?

Senin, 28 Juli 2025 - 09:59 WIB

Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan

Kamis, 17 Juli 2025 - 14:29 WIB

Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek

Berita Terbaru