Rugi Bina Buana Raya Susut Jadi USD 1,33 Juta di Kuartal I-2020

- Pewarta

Minggu, 21 Juni 2020 - 11:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mediaemiten.com, Jakarta – Perusahaan yang bergerak dalam bidang penyewaan kapal tunda, tongkang dan penunjang lepas pantai, PT Pelayaran Nasional Bina Buana Raya Tbk (BBRM) pada kuartal I-2020 masih membukukan kerugian sebesar USD1,33 juta turun tipis 1,98 persen dari periode yang sama tahun lalu sebesar USD1,35 juta.

Dalam laporan keungan kuartal I-2020 yang disampaikan ke BEI Jumat (19/6/2020) menyebutkan, pendapatan BBRM sepanjang 3 bulan pertama 2020 mengalami penurunan sebesar 20,91 persen menjadi USD3,45 juta dari USD4,36 juta pada periode yang sama tahun 2019.

Sedangkan beban langsung yang pikul oleh perseroan sepanjang 3 bulan pertama sebesar USD3,78 juta lebih besar dari pendapatan sepanjang kuartal I-2020, secara YoY beban itu turun 16,36 persen dari USD4,52 juta pada periode yang sama tahun sebelumnya.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun jumlah beban yang lebih banyak dari pendapatan yang di dapat oleh BBRM membuat perseroan harus membukukan rugi bruto sebesar USD334,26 ribu per 31 Maret 2020 naik 106,19 persen dari rugi bruto sebesar USD162,10 ribu pada periode yang sama tahun 2019.

Bahkan perseroan harus memikul kerugian yang lebih besar dimana BBRM membukukan rugi usaha sebesar USD725,67 ribu naik dari USD593,27 ribu, akibat adanya penambahan beban usaha menjadi USD451,02 ribu dari USD447,32 ribu dan adanya beban lainnya yang dibukukan sebesar USD50 ribu.

Sehingga rugi sebelum pajak penghasilan BBRM per 31 Maret 2020 sebesar USD1,29 juta menyusut tipis 0,61 persen dari rugi sebelum pajak pada periode yang sama tahun 2019 sebesar USD1,30 juta, karena biaya keungan yang turun jadi USD572,68 ribu dari USD723,28 ribu.

Beban pajak penghasilan perseroan juga mengalami penyusutan dari USD55 ribu menjadi USD36 ribu.

Sehingga pada kuartal I-2020 rugi per saham dasar perseroan sebesar USD0,000328 menyusut dari rugi per saham dasar kuartal I-2019 yang USD0,000334.

Sementara aset yang dimiliki oleh BBRM hingga 31 Maret 2020 sebesar USD74,66 juta mengalami penurunan 3,65 persen dari USD77,49 juta pada 31 Desember 2019. Dengan komposisi liabilitas yang turun menjadi USD57,76 juta dari USD59,26 juta dan ekuitas yang turun jadi USD16,90 juta dari USD18,23 juta.

Pada posisi kas dan setara kas pada akhir periode kuartal I-2020 yang dimiliki oleh perseroan sebesar USD3,22 juta turun 22,64 persen dari jumlah kas dan setara kas yang dimiliki oleh BBRM pada periode yang sama tahun 2019 yang masih sebesar USD4,16 juta. (ten)

Berita Terkait

Resmi Dibuka, Astra Auto Fest 2025 Semarak Beragam Promo dari Grup Astra
Pasar Modal Indonesia Waspada, CSA Index September 2025 Terkoreksi
Strategi BUMI Kuasai Wolfram, Tambang Emas Jumbo di Queensland Australia
Analisis: Keterlambatan Laporan Keuangan Picu Asimetri Informasi di Pasar
Strategi SMMA Konversi Utang Jadi Saham, Langkah Cerdas Atasi Beban Finansial
CSA Index RI Agustus Tertinggi Sejak Awal Tahun
Strategi Baru Remala Abadi: Transaksi Saham Komisaris Tingkatkan Kontrol Bisnis
Pasca Keluar dari LQ45, SIDO Pindah Fokus dari Domestik ke Internasional

Berita Terkait

Jumat, 5 Desember 2025 - 18:00 WIB

Resmi Dibuka, Astra Auto Fest 2025 Semarak Beragam Promo dari Grup Astra

Jumat, 12 September 2025 - 22:03 WIB

Pasar Modal Indonesia Waspada, CSA Index September 2025 Terkoreksi

Rabu, 20 Agustus 2025 - 15:17 WIB

Strategi BUMI Kuasai Wolfram, Tambang Emas Jumbo di Queensland Australia

Rabu, 20 Agustus 2025 - 10:11 WIB

Analisis: Keterlambatan Laporan Keuangan Picu Asimetri Informasi di Pasar

Senin, 18 Agustus 2025 - 11:46 WIB

Strategi SMMA Konversi Utang Jadi Saham, Langkah Cerdas Atasi Beban Finansial

Berita Terbaru