“Oleh sebab itu saya sampaikan untuk gerbang exit tol harus diperhitungkan dan dipikirkan secara matang. Misal exit tol ke Bondowoso, exit tol ke Wisata Pasir Putih, exit tol Lingkar Ijen yang bisa langsung ke Kawah Ijen dan exit tol ke Taman Nasional Baluran,” saran Nasim.
Nasim menambahkan, Komisi VI DPR RI berharap proyek tol Probowangi bisa selesai secepat mungkin.
Pasalnya, tol tersebut memiliki nilai yang luar biasa, di antaranya untuk efektivitas berkendara, berbisnis, bekerja dan dalam pengembangan tempat wisata nasional.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Nantinya, perjalanan darat dari Jakarta hingga sampai ke ujung timur Pulau Jawa (Banyuwangi) hanya butuh waktu sekitar 12 jam,” simpul Nasim.
Kepada pemerintah, lanjut Nasim, keseriusan dalam proses terselesainya proyek tersebut harus menjadi fokus utama.
“Untuk itu Jasa Marga harus bisa berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait, dengan stakeholders serta dengan pemerintah agar proses ini cepat terlaksana, sehingga tahun 2025 proyek pembangunan tol ini sudah selesai,” tutup politisi Fraksi Partai Keadilan Bangsa (F-PKB) itu. (dpr)
Baca Juga:
Musim Mas Resmikan Smart Class di UINSU, Dukung Pembelajaran Digital dan Generasi Unggul 2045
Shanghai Electric Catat Kinerja Positif pada 2025, Nilai Pesanan Baru Capai Rekor Tertinggi
Mouser Electronics Bahas Peran Kecerdasan Buatan dalam Mengubah Teknologi dan Pengalaman Sehari-hari
Halaman : 1 2






