Pendapatan Negara Redah, Realisasi APBN April 2020 Defisit Rp 74,5 Triliun

- Pewarta

Jumat, 22 Mei 2020 - 06:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pendapatan Negara Redah, Realisasi APBN April 2020 Defisit Rp 74,5 Triliun

Mediaemiten.com, Jakarta – Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Republik Indonesia mencatat, hingga April 2020 defisit Anggaran Penerimaan dan Belanja Negara (APBN) mencapai Rp 74,5 triliun.

Angka itu setara dengan 0,44 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). 

Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Suahasil Nazara dalam keterangannya mengatakan, defisit tersebut lebih rendah jika dibandingkan dengan realisasi tahun sebelumnya yang sebesar Rp 100,3 triliun atau setara dengan 0,63 persen terhadap PDB. 

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Defisit APBN 2020 sebesar Rp 74,5 triliun atau 0,44 persen dari PDB, lebih rendah dari tahun lalu yang akhir April 0,63% dari PDB atau Rp 100,3 triliun,” kata Suahasil ketika memberikan penjelasan dalam acara teleconference di Jakarta, Rabu (20/5/2020) 

Dirinya menjelaskan, defisit APBN terjadi lantaran pendapatan negara yang lebih rendah dibandingkan dengan belanja negara. 

Realisasi pendapatan negara hingga akhir April sebesar Rp 549,5 triliun atau 31,2 persen dari target APBN yang telah mengalami perubahan melalui Perpres Nomor 54 tahun 2020 menjadi sebesar Rp 1.760,9 triliun. 

Dari sisi penerimaan perpajakan, Suahasil mengatakan terjadi tekanan lantaran Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang turut menekan kegiatan ekonomi. 

Suahasil mengatakan, hingga akhir April 2020 realisasi penerimaan perpajakan hanya Rp 434,4 triliun, mengalami kontraksi atau minus 0,9 persen jika dibandingkan dengan realisasi tahun lalu.

Di sisi lain, untuk realisasi Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) mengalami lonjakan hingga 21,7 persen menjadi Rp 114,5 triliun. 

Adapun untuk keseimbangan primer tercatat sebesar Rp 18,4 triliun pada April 2020, sementara tahun lalu realisasinya minus Rp 17,7 triliun. 

Sementara, pembiayaan anggaran tercatat sebesar Rp 221,8 triliun pada akhir April 2020. Jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu yang sebesar Rp 144,4 triliun angka tersebut mengalami peningkatan. (rri)

Berita Terkait

Ini Solusi Prioritas Jika Ada Masalah dengan Website Anda
Abraham Rudy Tan Terpilih Sekjen ACCA, PSMTI Indonesia Cetak Sejarah Baru di Tingkat Asia Tenggara ASEAN
SapuLangit Media Kelola Lebih dari 200 Portal Berita, Mayoritas Media Ekonomi Bisnis dan Pers Daerah untuk Reputasi
Mesin Pabrik Jalan Terus tapi Pengiriman Tetap Telat, Ini Sebabnya
Jangan Terburu-Buru Menyimpan Emas Lama, Jual Emas Tanpa Surat Tetap Memiliki Nilai
Panduan Cara Memahami Bisnis Bitcoin dan Cara Membelinya
PT STM Sukseskan MotoGP Mandalika 2025, Sediakan Helikopter untuk Transportasi dan Evakuasi Medis
RIIFO Indonesia Memperkenalkan RIIFO Design & RIIFO Care, Solusi Inovatif untuk Industri Perpipaan

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 06:02 WIB

Ini Solusi Prioritas Jika Ada Masalah dengan Website Anda

Selasa, 15 September 2026 - 07:57 WIB

Abraham Rudy Tan Terpilih Sekjen ACCA, PSMTI Indonesia Cetak Sejarah Baru di Tingkat Asia Tenggara ASEAN

Kamis, 3 September 2026 - 07:51 WIB

SapuLangit Media Kelola Lebih dari 200 Portal Berita, Mayoritas Media Ekonomi Bisnis dan Pers Daerah untuk Reputasi

Senin, 31 Agustus 2026 - 16:19 WIB

Mesin Pabrik Jalan Terus tapi Pengiriman Tetap Telat, Ini Sebabnya

Jumat, 21 Agustus 2026 - 14:34 WIB

Jangan Terburu-Buru Menyimpan Emas Lama, Jual Emas Tanpa Surat Tetap Memiliki Nilai

Berita Terbaru

CGTN Luncurkan News Pal, Asisten Berita Berbasis AI

Pers Rilis

CGTN Luncurkan News Pal, Asisten Berita Berbasis AI

Jumat, 23 Okt 2026 - 04:18 WIB