Pemerintah Anggarkan 15 T untuk Pemulihan Ekonomi Daerah

- Pewarta

Kamis, 30 Juli 2020 - 14:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mediaemiten.com, Jakarta – Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan program dukungan pembiayaan untuk Pemerintah Daerah (Pemda) dan penempatan dana pemerintah di Bank Pembangunan Daerah (BPD) adalah wujud komitmen dari Pemerintah Pusat dalam mendorong pemulihan kondisi perekonomian yang terdampak pandemi Covid-19.

“Covid-19 ini berdampak signifikan terhadap penurunan Pendapatan Asli Daerah sehingga mengganggu keuangan dan rencana belanja daerah. Oleh karena itu, Pemerintah Pusat memberikan fasilitas pinjaman daerah untuk membantu hal tersebut,” sambut Menko Luhut saat memberikan Keynote Speech pada acara Penandatanganan Perjanjian Kerjasama antara Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dan Pemprov Jawa Barat dengan PT. Sarana Multi Infrastruktur (Persero) tentang Pinjaman Pemulihan Ekonomi Nasional yang diselenggarakan secara virtual di Jakarta pada Senin (27/7/2020).

Menko Luhut menyebutkan bahwa total anggaran yang disalurkan oleh Pemerintah Pusat sebanyak 15 triliun rupiah.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Selain fasilitas pinjaman daerah, Pemerintah Pusat akan melakukan penempatan dana di 7 Bank Pembangunan Daerah (BPD) senilai 11,5 triliun rupiah. Dan sekarang terlihat berjalan dengan baik dan seterusnya ke bawah. Dengan adanya penempatan dana di BPD ini, diharapkan penyaluran kredit BPD tersebut dapat lebih banyak, sehingga membantu mempercepat pemulihan ekonomi di daerah,” ujarnya.

Melalui kesempatan ini, Menko Luhut menjelaskan rencana Pemerintah Pusat yang dalam minggu ini akan meluncurkan program penjaminan pinjaman untuk sektor korporasi Non-UMKM dan Non-BUMN.

“Hal ini juga untuk membantu perusahaan-perusahaan yang terdampak Covid-19 untuk menjaga kelangsungan usaha dan mencegah PHK,” tambahnya.

Dengan berbagai program pemulihan ekonomi di atas, ditambah yang sebelumnya sudah diluncurkan seperti Program Bantuan Sosial (Bansos), Penjaminan Modal Kerja untuk UMKM dan Subsidi Bunga Pinjaman UMKM.

“Saya berharap pelaksanaan program-program tersebut dapat dilakukan secara cepat dengan kualitas implementasi yang baik sehingga kita bisa menjaga laju pertumbuhan ekonomi tidak negatif, dan membantu penanganan kemiskinan serta pengangguran,” tegas Menko Luhut.

Ia pun menyampaikan sebuah analisa bahwa Jerman adalah negara yang paling cepat menangani Covid-19 karena negara tersebut telah melakukan sinergi yang sangat terpadu. (mar)

Berita Terkait

Panduan Cara Memahami Bisnis Bitcoin dan Cara Membelinya
PT STM Sukseskan MotoGP Mandalika 2025, Sediakan Helikopter untuk Transportasi dan Evakuasi Medis
RIIFO Indonesia Memperkenalkan RIIFO Design & RIIFO Care, Solusi Inovatif untuk Industri Perpipaan
Ketahui Fungsi Platform Payment di Indonesia, Mudah dan Aman untuk Transaksi Bisnis
Mega Jaya, Lebih dari Sekadar Distributor Lifting Equipment
Nikmati Liburan dengan Rental Mobil Bandung Lepas Kunci
Perkuat Struktur Pendanaan Jangka Panjang, BRI Fokus Himpun Dana Murah
BRImo Siap Layani Kebutuhan Transaksi Finansial Kapan Saja, Liburan Lebih Tenang

Berita Terkait

Sabtu, 8 November 2025 - 04:56 WIB

Panduan Cara Memahami Bisnis Bitcoin dan Cara Membelinya

Rabu, 8 Oktober 2025 - 10:55 WIB

PT STM Sukseskan MotoGP Mandalika 2025, Sediakan Helikopter untuk Transportasi dan Evakuasi Medis

Senin, 22 September 2025 - 17:21 WIB

RIIFO Indonesia Memperkenalkan RIIFO Design & RIIFO Care, Solusi Inovatif untuk Industri Perpipaan

Jumat, 19 September 2025 - 21:34 WIB

Ketahui Fungsi Platform Payment di Indonesia, Mudah dan Aman untuk Transaksi Bisnis

Jumat, 12 September 2025 - 07:09 WIB

Mega Jaya, Lebih dari Sekadar Distributor Lifting Equipment

Berita Terbaru

Pers Rilis

Hainan: Etalase Kebijakan Pintu Terbuka Tiongkok

Jumat, 29 Mei 2026 - 15:45 WIB