Kuartal III-2022, Neraca Pembayaran Defisit US$ 1,3 Miliar

- Pewarta

Jumat, 18 November 2022 - 20:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ilustrasi: Bank Indonesia /Dok.

Foto ilustrasi: Bank Indonesia /Dok.

MEDIA EMITEN – Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) mengalami defisit sebesar US$ 1,3 miliar pada kuartal III-2022. Meskipun demikian, Bank Indonesia menilai NPI masih tetap baik, sehingga dapat menopang ketahanan eksternal.

Defisit NPI terjadi karena surplus transaksi berjalan lebih rendah dibandingkan defisit transaksi modal dan finansial.

Direktur Eksekutif, Kepala Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono mengatakan, surplus transaksi berjalan sebesar US$ 4,4 miliar atau 1,3% dari Produk Domestik Bruto (PDB). Bahkan nilai transaksi berjalan tersebut lebih tinggi dari pencapaian surplus pada kuartal sebelumnya sebesar US$ 4 miliar, atau 1,2% dari PDB.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Erwin , membaiknya kinerja transaksi berjalan tersebut bersumber dari peningkatan surplus neraca perdagangan non migas seiring dengan tetap kuatnya permintaan ekspor dari negara mitra dagang dan harga komoditas global yang masih tinggi, serta berkurangnya defisit neraca perdagangan migas sejalan dengan penurunan harga minyak dunia.

Sementara itu, defisit neraca pendapatan primer juga sedikit lebih rendah seiring dengan penurunan pembayaran imbal hasil investasi langsung, Di sisi lain, defisit neraca jasa tercatat lebih tinggi sejalan dengan peningkatan mobilitas masyarakat dan berlanjutnya pemulihan ekonomi domestik.

Di sisi lain, transaksi modal dan finansial mencatat defisit sebesar US$ 6,1 miliar atau 1,8% dari PDB, lebih tinggi jika dibandingkan defisit pada kuartal II-2022 sebesar US$ 1,2 miliar atau 0,3% dari PDB.

Dalam keterangan resminya, Jumat 18 November 2022, BI menilai kinerja transaksi modal dan finansial pada kuartal III-2022 ditopang oleh investasi langsung di tengah meningkatnya ketidakpastian pasar keuangan global.

Kepercayaan investor asing terhadap prospek perekonomian Indonesia dan iklim investasi yang masih terjaga mendorong investasi langsung membukukan arus masuk neto (surplus) investasi langsung senilai US$ 2,8 miliar pada kuartal III-2022, atau lebih rendah dibandingkan kuartal sebelumnya yang sebesar US$ 3,4 miliar.

Di sisi lain, kinerja investasi portofolio pada kuartal III-2022 mencatat defisit sebesar US$ 3,1 miliar. Defisit investasi portofolio pada kuartal III-2022 tersebut bersumber dari sektor swasta dan publik yang keduanya mencatat arus keluar neto sebesar US$ 1,9 miliar dan US$ 1,2 miliar.

Ke depan, Bank Indonesia senantiasa mencermati dinamika perekonomian global yang dapat memengaruhi prospek NPI dan terus memperkuat bauran kebijakan yang didukung koordinasi kebijakan yang erat dengan Pemerintah dan otoritas terkait guna memperkuat ketahanan sektor eksternal.

Berita Terkait

Panduan Cara Memahami Bisnis Bitcoin dan Cara Membelinya
PT STM Sukseskan MotoGP Mandalika 2025, Sediakan Helikopter untuk Transportasi dan Evakuasi Medis
RIIFO Indonesia Memperkenalkan RIIFO Design & RIIFO Care, Solusi Inovatif untuk Industri Perpipaan
Ketahui Fungsi Platform Payment di Indonesia, Mudah dan Aman untuk Transaksi Bisnis
Mega Jaya, Lebih dari Sekadar Distributor Lifting Equipment
Nikmati Liburan dengan Rental Mobil Bandung Lepas Kunci
Perkuat Struktur Pendanaan Jangka Panjang, BRI Fokus Himpun Dana Murah
BRImo Siap Layani Kebutuhan Transaksi Finansial Kapan Saja, Liburan Lebih Tenang

Berita Terkait

Sabtu, 8 November 2025 - 04:56 WIB

Panduan Cara Memahami Bisnis Bitcoin dan Cara Membelinya

Rabu, 8 Oktober 2025 - 10:55 WIB

PT STM Sukseskan MotoGP Mandalika 2025, Sediakan Helikopter untuk Transportasi dan Evakuasi Medis

Senin, 22 September 2025 - 17:21 WIB

RIIFO Indonesia Memperkenalkan RIIFO Design & RIIFO Care, Solusi Inovatif untuk Industri Perpipaan

Jumat, 19 September 2025 - 21:34 WIB

Ketahui Fungsi Platform Payment di Indonesia, Mudah dan Aman untuk Transaksi Bisnis

Jumat, 12 September 2025 - 07:09 WIB

Mega Jaya, Lebih dari Sekadar Distributor Lifting Equipment

Berita Terbaru

Pers Rilis

Hainan: Etalase Kebijakan Pintu Terbuka Tiongkok

Jumat, 29 Mei 2026 - 15:45 WIB