Kementan Juga Bidik Kerbau untuk Meningkatkan Mutu Genetik

- Pewarta

Jumat, 17 Juli 2020 - 11:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mediaemiten.com, Jakarta – Kementerian Pertanian (Kementan), melalui Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Ditjen PKH), akan meningkatkan mutu genetik ternak kerbau. Peningkatan mutu genetik kerbau ini dilakukan di Balai Inseminasi Buatan (BIB) Lembang yang berada di bawah Ditjen PKH.

“Perbaikan produktivitas dan peningkatan mutu genetik tidak hanya untuk populasi sapi, namun kami juga membidik kerbau,” ujar Dirjen PKH Kementan, I Ketut Diarmita di Jakarta, Kamis (16/7/2020).

Ia menambahkan, hal ini penting dilakukan untuk memperbaiki mutu genetik ternak Indonesia sekaligus medukung program Sapi Kerbau Komoditas Andalan Negeri (Sikomandan).

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dikatakan Ketut, Kementan terus berupaya mengawal ketahanan pangan khususnya protein hewani di tengah pandemi Covid-19 ini. Salah satu upaya yang dilakukan adalah meningkatakan mutu genetik ternak dalam Program Inseminasis Buatan (IB).

“Balai Inseminasi Buatan (BIB) Lembang sebagai instansi pemerintah yang mempunyai tugas memproduksi semen beku, termasuk semen beku kerbau juga ikut berperan serta dalam program ini,” imbuh Ketut.

Dalam pengawasan bibit ternak, BIB Lembang telah memproduksi semen beku kerbau sejak tahun 1983/1984 dengan rumpun Kerbau Sungai dan memproduksi Kerbau Belang dari 1991/1992 sampai dengan 1998/1999.

Ketut menambahkan, sejak tahun 1984 BIB Lembang telah memproduksi semen beku kerbau sungai. Saat ini telah didistribusikan lebih dari 270.000 dosis, baik itu kerbau sungai lokal maupun kerbau sungai asal australia. Stok semen beku kerbau di BIB Lembang saat ini sekitar 80.000 dosis dan siap untuk didistribusikan keseluruh Indonesia

“Capaian produksi BIB Lembang sesuai dengan tugas dan fungsinya yaitu memproduksi semen beku termasuk semen beku kerbau. Potensi ternak kerbau sebagai sumber daya plasma nutfah lokal dapat optimal perannya dalam mendukung penyediaan daging dalam negeri,” papar Ketut.

Ketut juga menjelaskan bahwa program IB (Inseminasi Buatan) yang sekaligus berperan dalam program Sapi Kerbau Komoditas Andalan Negeri (Sikomandan) ini, diharapkan dapat mendorong pembangunan peternakan nasional.

Ia berharap pembangunan peternakan nasional bisa lebih efektif dan berdampak pada upaya pengentasan kemiskinan serta kesejahteraan masyarakat.

“Semoga dengan adanya program ini dapat mengentasan kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tuturnya. (inf)

Berita Terkait

Panduan Cara Memahami Bisnis Bitcoin dan Cara Membelinya
PT STM Sukseskan MotoGP Mandalika 2025, Sediakan Helikopter untuk Transportasi dan Evakuasi Medis
RIIFO Indonesia Memperkenalkan RIIFO Design & RIIFO Care, Solusi Inovatif untuk Industri Perpipaan
Ketahui Fungsi Platform Payment di Indonesia, Mudah dan Aman untuk Transaksi Bisnis
Mega Jaya, Lebih dari Sekadar Distributor Lifting Equipment
Nikmati Liburan dengan Rental Mobil Bandung Lepas Kunci
Perkuat Struktur Pendanaan Jangka Panjang, BRI Fokus Himpun Dana Murah
BRImo Siap Layani Kebutuhan Transaksi Finansial Kapan Saja, Liburan Lebih Tenang

Berita Terkait

Sabtu, 8 November 2025 - 04:56 WIB

Panduan Cara Memahami Bisnis Bitcoin dan Cara Membelinya

Rabu, 8 Oktober 2025 - 10:55 WIB

PT STM Sukseskan MotoGP Mandalika 2025, Sediakan Helikopter untuk Transportasi dan Evakuasi Medis

Senin, 22 September 2025 - 17:21 WIB

RIIFO Indonesia Memperkenalkan RIIFO Design & RIIFO Care, Solusi Inovatif untuk Industri Perpipaan

Jumat, 19 September 2025 - 21:34 WIB

Ketahui Fungsi Platform Payment di Indonesia, Mudah dan Aman untuk Transaksi Bisnis

Jumat, 12 September 2025 - 07:09 WIB

Mega Jaya, Lebih dari Sekadar Distributor Lifting Equipment

Berita Terbaru