IMF-WB – IMF Ingatkan Ekonomi Global Belum Cukup Kuat

- Pewarta

Kamis, 11 Oktober 2018 - 06:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mediaemiten.com, Nusa Dua – Direktur Pelaksana Dana Moneter Internasional (IMF) Christine Lagarde mengingatkan bahwa ekonomi global belum cukup kuat mengingat pertumbuhan ekonomi dunia diprediksi stagnan di level 3,7 persen pada 2018 dan 2019.

“Pertumbuhan ekonomi tidak teralokasi merata di seluruh dunia,” kata Lagarde dalam konferensi pers di sela-sela Pertemuan Tahunan IMF-Bank Dunia, di Nusa Dua, Kamis (11/10/2018).

Ia juga menyoroti peningkatan hambatan perdagangan yang dapat menganggu kinerja pertumbuhan ekonomi global.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketegangan dalam hubungan perdagangan antarnegara, menurut dia, harus diturunkan untuk menciptakan perdagangan yang lebih kuat, adil, dan sesuai tujuan.

Lagarde menjelaskan bahwa 10 tahun setelah krisis keuangan global, kondisi perekonomian dunia saat ini lebih aman.

Namun, tingginya utang swasta dan publik perlu diwaspadai karena perubahan sekecil apapun bisa mengubah outlook ekonomi dan stabilitas pasar di negara-negara berkembang.

“Rekomendasi kami jelas yakni mendorong setiap negara agar memiliki kombinasi antara kebijakan domestik dan instrumen di dalam negeri, begitu juga global,” tutur Lagarde.

Mantan menteri keuangan Prancis itu juga menyinggung tantangan perubahan iklim, yang disebutnya akan lebih berdampak pada negara-negara berpendapatan rendah.

Lagarde menegaskan bahwa pertumbuhan ekonomi global yang terbagi rata dan berkelanjutan memerlukan penurunan ketegangan perdagangan, perbaikan sistem, serta bauran kebijakan yang baik untuk jangka menengah maupun panjang. (yas)

Berita Terkait

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama
FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025
Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?
Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan
Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek
Kasus Jiwasraya: Tanah Benny Tjokro Bogor Dilelang, Negara Kumpulkan Rp18 M
ICC Singapura Jadi Arena Gugatan Kontrak Satelit: Indonesia Siapkan Bukti Lengkap Lawan Detenté Operation
TRUE Optimistis Proyek District East Meningkatkan Laba dan Valuasi Aset

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:53 WIB

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama

Kamis, 14 Agustus 2025 - 11:43 WIB

FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025

Jumat, 1 Agustus 2025 - 07:16 WIB

Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?

Senin, 28 Juli 2025 - 09:59 WIB

Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan

Kamis, 17 Juli 2025 - 14:29 WIB

Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek

Berita Terbaru