IMF-WB – Bank Dunia : Pertemuan Fokus Pada Isu Jangka Panjang

- Pewarta

Kamis, 11 Oktober 2018 - 06:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mediaemiten.com, Nusa Dua – Pertemuan Tahunan Dana Moneter Internasional-Bank Dunia (IMF-WB) akan fokus membahas isu-isu jangka panjang yang memengaruhi ekonomi global, ujar Presiden Bank Dunia Jim Yong Kim.

Menurut dia, dalam konferensi pers di sela-sela Pertemuan Tahunan IMF-WB di Nusa Dua, Kamis (11/10/2018), isu-isu jangka panjang penting untuk diperhatikan selain isu jangka pendek seperti dampak kenaikan suku bunga, penurunan harga komoditas, dan pergeseran imbal hasil obligasi.

“Dalam pertemuan satu minggu ini, kami fokus pada dua masalah yang penting bagi setiap negara yaitu perubahan iklim dan sumber daya manusia,” katanya.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Perubahan iklim adalah ancaman nyata bagi perkembangan global dan upaya untuk mengakhiri kemiskinan.

“Pemanasan planet sudah berdampak pada masyarakat paling miskin dan rentan,” ujar Kim.

Laporan baru Panel Antarpemerintah untuk Perubahan Iklim (IPCC) menunjukkan bahwa pada tingkat emisi gas rumah kaca saat ini, tingkat pemanasan akan mencapai 1,5 derajat Celsius dalam beberapa dekade mendatang.

Ancaman ini akan memengaruhi setiap mahluk hidup di bumi, terutama mereka yang hidup di daerah yang sangat sensitif.

Negara-negara kecil kepulauan, wilayah Laut Tengah, dan Sub-Sahara Afrika diperkirakan akan menjadi yang paling menderita akibat dampak perubahan iklim.

Isu kedua yang harus diperhatikan oleh negara-negara adalah SDM, mencakup aspek pendidikan, keterampilan, dan kesehatan mereka.

Kim menjelaskan bahwa politisi di negara kaya dan miskin sama-sama harus berjuang keras untuk mendanai fasilitas kesehatan yang lebih baik, mengalokasikan lebih banyak dana pendidikan, dan berinvestasi pada SDM.

“Kami membutuhkan argumen yang lebih kuat. Itulah mengapa kami meluncurkan Indeks Sumber Daya Manusia sebagai instrumen untuk membantu negara-negara berinvestasi terhadap rakyatnya,” kata Kim.

Kebijakan untuk membangun SDM adalah investasi paling cerdas yang dapat dilakukan negara-negara untuk mendorong pertumbuhan ekonomi jangka panjang yang inklusif.

Saat ini, seperempat jumlah anak-anak muda dunia tidak mungkin mencapai potensi penuh mereka karena kekurangan gizi kronis dan penyakit yang mengakibatkan kekerdilan, yang secara permanen mempengaruhi perkembangan kognitif anak, kinerja sekolah, dan pendapatan masa depan.

Jika anak-anak suatu negara tumbuh tidak dapat memenuhi kebutuhan tempat kerja di masa depan, negara itu akan sulit meningkatkan daya saing ekonomi.

“Jika kita menilai isu ini sebagai sebuah urgensi, kita dapat menciptakan dunia dimana semua anak-anak bisa bersekolah dan mendapat gizi yang baik. Akhirnya mereka akan tumbuh menjadi generasi terampil dan produktif untuk mencapai cita-cita dan karir,” tutur Kim. (yas)

Berita Terkait

Rochmad Widodo Jadi Pemimpin Redaksi Serambiislam.com dan Jaziranews.com, Ini Fokus SapuLangit Media
Media Saatini.com Bidik 100 Portal Media pada 2026, Buka Peluang Kemitraan Digital bagi UMKM dan Tokoh Publik
Alasan “Komunikasi Tidak Efektif” Dipakai PHK, Kuasa Hukum: Tak Sesuai UU
PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama
FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025
Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?
Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan
Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 23:44 WIB

Rochmad Widodo Jadi Pemimpin Redaksi Serambiislam.com dan Jaziranews.com, Ini Fokus SapuLangit Media

Minggu, 11 Oktober 2026 - 09:55 WIB

Media Saatini.com Bidik 100 Portal Media pada 2026, Buka Peluang Kemitraan Digital bagi UMKM dan Tokoh Publik

Jumat, 21 Agustus 2026 - 19:38 WIB

Alasan “Komunikasi Tidak Efektif” Dipakai PHK, Kuasa Hukum: Tak Sesuai UU

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:53 WIB

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama

Kamis, 14 Agustus 2025 - 11:43 WIB

FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025

Berita Terbaru

CGTN Luncurkan News Pal, Asisten Berita Berbasis AI

Pers Rilis

CGTN Luncurkan News Pal, Asisten Berita Berbasis AI

Jumat, 23 Okt 2026 - 04:18 WIB