IMF-WB – Bank Dunia Dorong Swasta untuk Perubahan Iklim

- Pewarta

Jumat, 12 Oktober 2018 - 07:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mediaemiten.com, Nusa Dua – Presiden Bank Dunia Jim Yong Kim mendorong sektor swasta untuk meningkatkan investasi yang berdampak positif pada penanggulangan perubahan iklim global.

“Aspirasi anak-anak muda untuk mendukung upaya penanggulangan perubahan iklim meningkat pesat dalam sepuluh tahun terakhir dan kita hanya bisa mengakomodasi aspirasi ini kecuali kita bisa memobilisasi peran publik dan swasta untuk berinvestasi,” kata Jim Yong Kim di Nusa Dua, Bali, Jumat (11/10/2018).

Kim menggarisbawahi pentingnya investasi itu dalam pembukaan seminar Berinvestasi Untuk Dampak Positif: Apa yang Perlu Ditingkatkan pada salah satu sesi Pertemuan Tahunan Dana Moneter Internasional (IMF)-Bank Dunia 2018.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Bank Dunia akan menjadi fasilitator untuk mengalokasikan investasi agar lebih terlihat dampak positifnya, di samping hanya dari sisi komersialnya,” kata dia.

Komitmen tersebut disampaikan Kim untuk menanggapi keluhahan sektor swasta yang kerap mengeluh pemerintah lebih tanggap memfasilitasi proyek komersial dibandingkan yang dampak positifnya baru bisa dilihat dalam jangka panjang, seperti komitmen pengurangan emisi karbon (COP21) untuk penanggulangan perubahan iklim dan pencapaian Sasaran Pertumbuhan Berkelanjutan (SDGs) 2030.

Akibatnya, kata Kim, sektor swasta menjadi ragu untuk mengalokasikan dana mereka pada investasi yang dampaknya baru terlihat pada jangka panjang, baik dalam proyek hijau maupun bidang-bidang sasaran SDGs karena bagaimanapun pebisnis selalu mengharapkan keuntungan.

Kim menambahkan, Bank Dunia memerlukan komitmen dari para pemimpin dunia untuk melakukan langkah nyata dalam menyukseskan mobilisasi sektor publik dan swasta untuk mengalokasikan dana pada investasi yang berdampak positif.

“Jika kita tidak melakukannya sekarang, dampak perubahan iklim akan semakin parah dan kita akan membiarkan anak-anak muda yang tidak mampu berkompetisi untuk beradaptasi pada perubahan alam ini lebih menderita di masa depan,” kata Kim.

Saat ini, Kerja Sama Keuangan Internasional (IFC), anggota grup Bank Dunia yang berfokus di sektor pembiayaan, tengah membahas prinsip acuan untuk mempermudah investor institusional yang mengelola aset hampir 100 triliun dolar di seluruh dunia agar masuk pasar investasi berdampak yang tumbuh pesat dan berkontribusi dalam mencapai SDGs 2030. (zah)

Berita Terkait

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama
FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025
Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?
Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan
Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek
Kasus Jiwasraya: Tanah Benny Tjokro Bogor Dilelang, Negara Kumpulkan Rp18 M
ICC Singapura Jadi Arena Gugatan Kontrak Satelit: Indonesia Siapkan Bukti Lengkap Lawan Detenté Operation
TRUE Optimistis Proyek District East Meningkatkan Laba dan Valuasi Aset

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:53 WIB

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama

Kamis, 14 Agustus 2025 - 11:43 WIB

FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025

Jumat, 1 Agustus 2025 - 07:16 WIB

Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?

Senin, 28 Juli 2025 - 09:59 WIB

Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan

Kamis, 17 Juli 2025 - 14:29 WIB

Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek

Berita Terbaru