MEDIA EMITEN –PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) atau BSI akan menggelar penambahan modal dengan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) atau rights issue. Harga pelaksanaan rights issue ditetapkan Rp 1.000 per saham.
Perseroan akan menerbitkan sebanyak-banyaknya 4.999.952.795 saham baru seri B atau 10,84% dari modal disetor setelah PMHMETD I ini dengan nilai nominal Rp 500 per saham. Dengan demikian, jumlah dana yang akan didapat BSI sekitar Rp 4,99 triliun.
Dalam keterbukaan informasi, Kamis 8 Desember 2022, disebutkan bahwa setiap pemegang 90.000 yang namanya tercatat dalam daftar pemegang saham (DPS) perseroan pada tanggal 15 Desember 2022 pukul 16.00 WIB berhak atas 10.941 HMETD, di mana setiap 1 HMETD memberikan hak kepada pemegangnya untuk membeli 1 saham baru yang harus dibayar penuh pada saat mengajukan pemesanan pelaksanaan HMETD.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam hal pemegang saham memiliki HMETD dalam bentuk pecahan, maka hak atas pecahan saham dalam penambahan modal dengan memberikan HMETD wajib dijual oleh perseroan serta hasil penjualannya akan dimasukkan ke rekening perseroan.
HMETD ini diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia (BEI) dan dilaksanakan selama 5 hari kerja mulai tanggal 19 Desember 2022 sampai dengan tanggal 23 Desember 2022. HMETD yang tidak dilaksanakan hingga tanggal akhir periode tersebut dinyatakan tidak berlaku lagi.







