BI: Penyaluran Kredit Baru Tumbuh Positif

- Pewarta

Selasa, 19 Juli 2022 - 13:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BI: Penyaluran Kredit Baru Tumbuh Positif

Foto ilustrasi: Kantor Pusat Bank Indonesia/Dok

MEDIA EMITEN – Survei Perbankan Bank Indonesia (BI) mengindikasikan penyaluran kredit baru secara triwulanan (quartal-to-quartal/qtq) pada triwulan II-2022 tumbuh positif.

Hal ini terindikasi dari nilai Saldo Bersih Tertimbang (SBT) kredit baru sebesar 96,9% pada triwulan II-2022, lebih tinggi dibandingkan SBT 64,8% pada triwulan sebelumnya.

Direktur Eksekutif Kepala Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono mengatakan, pertumbuhan kredit baru terindikasi terjadi pada seluruh jenis penggunaan, tercermin dari nilai SBT yang tercatat positif.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pertumbuhan positif terjadi pada kredit modal kerja (SBT 92 persen), kredit investasi (SBT 89,8 persen), maupun kredit konsumsi (SBT 74 persen),” katanya dalam keterangan resmi di Jakarta, Selasa 19 Juli 2022.

Secara sektoral, SBT pertumbuhan penyaluran kredit baru tertinggi tercatat pada sektor pertanian, perburuan, dan kehutanan dengan SBT sebesar 75,1%, diikuti oleh sektor perdagangan besar dan eceran serta sektor perikanan dengan SBT masing-masing sebesar 68,8% dan 58,9%.

Pada triwulan III-2022, lanjut dia, penyaluran kredit baru diprakirakan tetap terjaga tumbuh positif, yang terindikasi dari SBT prakiraan penyaluran kredit baru sebesar 95,7%.

Adapun standar penyaluran kredit pada triwulan III-2022 diprakirakan sedikit lebih ketat dibandingkan periode sebelumnya. Hal itu terindikasi dari Indeks Lending Standard (ILS) positif sebesar 1,9%, berbeda dengan minus 0,3% pada triwulan sebelumnya.

Aspek kebijakan penyaluran kredit yang diproyeksikan lebih ketat antara lain yaitu plafon kredit, jangka waktu kredit, premi kredit berisiko, dan agunan.

Dengan seluruh perkiraan tersebut, Erwin menuturkan hasil survei menunjukkan responden tetap optimistis terhadap pertumbuhan kredit ke depan.

Responden memproyeksikan pertumbuhan kredit pada 2022 sebesar 9,2% jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya (year-on-year/yoy) atau meningkat dibandingkan pertumbuhan 5,2% (yoy) pertumbuhan pada 2021.

Berita Terkait

Abraham Rudy Tan Terpilih Sekjen ACCA, PSMTI Indonesia Cetak Sejarah Baru di Tingkat Asia Tenggara ASEAN
SapuLangit Media Kelola Lebih dari 200 Portal Berita, Mayoritas Media Ekonomi Bisnis dan Pers Daerah untuk Reputasi
Mesin Pabrik Jalan Terus tapi Pengiriman Tetap Telat, Ini Sebabnya
Jangan Terburu-Buru Menyimpan Emas Lama, Jual Emas Tanpa Surat Tetap Memiliki Nilai
Panduan Cara Memahami Bisnis Bitcoin dan Cara Membelinya
PT STM Sukseskan MotoGP Mandalika 2025, Sediakan Helikopter untuk Transportasi dan Evakuasi Medis
RIIFO Indonesia Memperkenalkan RIIFO Design & RIIFO Care, Solusi Inovatif untuk Industri Perpipaan
Ketahui Fungsi Platform Payment di Indonesia, Mudah dan Aman untuk Transaksi Bisnis

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 07:57 WIB

Abraham Rudy Tan Terpilih Sekjen ACCA, PSMTI Indonesia Cetak Sejarah Baru di Tingkat Asia Tenggara ASEAN

Kamis, 3 September 2026 - 07:51 WIB

SapuLangit Media Kelola Lebih dari 200 Portal Berita, Mayoritas Media Ekonomi Bisnis dan Pers Daerah untuk Reputasi

Senin, 31 Agustus 2026 - 16:19 WIB

Mesin Pabrik Jalan Terus tapi Pengiriman Tetap Telat, Ini Sebabnya

Jumat, 21 Agustus 2026 - 14:34 WIB

Jangan Terburu-Buru Menyimpan Emas Lama, Jual Emas Tanpa Surat Tetap Memiliki Nilai

Sabtu, 8 November 2025 - 04:56 WIB

Panduan Cara Memahami Bisnis Bitcoin dan Cara Membelinya

Berita Terbaru