Badan Energi Internasional : Masalah Geopolitik Tingkatkan Kekhawatiran Pasar Global

- Pewarta

Selasa, 12 Maret 2019 - 07:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mediaemiten.com, Houston – Masalah-masalah geopolitik semakin menjadi perhatian di pasar energi global, menurut laporan prospek energi yang dirilis oleh Badan Energi Internasional (IEA) pada Senin (11/3/2019).

Prospek “Minyak 2019: Analisis & Prakiraan hingga 2024” fokus pada ekspektasi lembaga itu terhadap pasar energi selama lima tahun ke depan dan mencakup implikasi bagi ekonomi dan geopolitik global.

“Kami sedang melihat bahwa kekhawatiran geopolitik semakin membayangi pasar minyak hari ini dan besok,” kata Direktur Eksekutif IEA Fatih Birol Kepada wartawan di CERAWeek di Houston, Amerika Serikat, Senin (11/3/2019).

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dia mengatakan bahwa perkembangan di Venezuela, Iran, Libya, dan wilayah lainnya dibahas sebanyak harga, investasi, permintaan dan teknologi.

“Ini adalah sesuatu yang menjadi perhatian Badan Energi Internasional karena kami ingin melihat pasar minyak, hanya pasar minyak,” katanya, menambahkan bahwa situasi ini jarang ditekankan oleh lembaganya di masa lalu.

CERAWeek adalah pertemuan energi tahunan yang diadakan oleh perusahaan informasi yang berbasis di London, IHS Markit, yang menghadirkan pembicara terkemuka dari sektor-sektor energi, teknologi, dan keuangan. Pertemuan tahun ini dihadiri oleh lebih dari 4.500 tamu dari lebih dari 70 negara dan wilayah.

Ada dialog khusus tentang China serta beberapa diskusi yang dirancang untuk fokus pada pasar energi Asia dan China, karena China telah menjadi salah satu konsumen energi terbesar di dunia. Para pemimpin industri China, termasuk China National Petroleum Corporation, Sinopec dan Shanghai Petroleum, berpartisipasi dalam diskusi ini. Demikian laporan yang dikutip dari Xinhua. (pep)

Berita Terkait

Nissan Kehilangan Investor Besar, Saham Merosot Hingga 6 Persen
BRICS Jadi Alternatif G7, Indonesia Ambil Posisi Strategis di Tatanan Baru
Perusahaan Otomotif Volvo Ungkap Alasan Tunjuk Mantan CEO Håkan Samuelsson Kembali Menjadi CEO
Elon Musk Tawar Perusahaan pada Harga 97,4 Miliar Dolar AS, Begini Respons CEO OpenAI Sam Altman
Jepang Khawatir Berdampak Negatif Terhadap Perekonomian Global, Terkait Kebijakan Tarif AS
Di Plains, Georgia, Presiden Amerika Serikat ke-39 Jimmy Carter Meninggal Dunia pada Usia 100 Tahun
Presiden Suriah Bashar al-Assaddan dan Anggota Keluarganya Dikabarkan Telah Tiba di Moskow
Ketua BNSP Sampaikan Komitmen Penguatan Standar Halal Global melalui Kerjasama dengan Korea Muslim Federation
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 28 Agustus 2025 - 11:38 WIB

Nissan Kehilangan Investor Besar, Saham Merosot Hingga 6 Persen

Senin, 7 Juli 2025 - 10:04 WIB

BRICS Jadi Alternatif G7, Indonesia Ambil Posisi Strategis di Tatanan Baru

Kamis, 3 April 2025 - 14:25 WIB

Perusahaan Otomotif Volvo Ungkap Alasan Tunjuk Mantan CEO Håkan Samuelsson Kembali Menjadi CEO

Rabu, 12 Februari 2025 - 13:24 WIB

Elon Musk Tawar Perusahaan pada Harga 97,4 Miliar Dolar AS, Begini Respons CEO OpenAI Sam Altman

Senin, 3 Februari 2025 - 08:04 WIB

Jepang Khawatir Berdampak Negatif Terhadap Perekonomian Global, Terkait Kebijakan Tarif AS

Berita Terbaru