Agustus, Uang Beredar Tumbuh 9,5%

- Pewarta

Jumat, 23 September 2022 - 12:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Agustus, Uang Beredar Tumbuh 9,5%

Foto ilustrasi: BI siap melakukan redenominasi rupiah/DOk.

MEDIA EMITEN – Bank Indonesia (BI) melaporkan likuiditas perekonomian atau uang beredar dalam arti luas (M2) pada Agustus 2022 tumbuh 9,5% jika dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya (year-on-year/yoy) menjadi Rp 7.894,1 triliun.

Namun pertumbuhan tersebut sedikit melambat dibandingkan kenaikan pada Juli 2022 yang sebesar 9,6% (yoy). Perkembangan ini didorong oleh pertumbuhan uang beredar dalam arti sempit (M1) sebesar 13,7% (yoy).

Pertumbuhan M2 pada Agustus 2022 terutama dipengaruhi oleh perkembangan penyaluran kredit, keuangan pemerintah, serta aktiva luar negeri bersih, kata Direktur Eksekutif Kepala Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono dalam keterangan resmi di Jakarta, Jumat 23 September 2022.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara itu, penyaluran kredit pada Agustus 2022 tumbuh 10,3% (yoy), setelah bulan sebelumnya tumbuh 10,4% (yoy). Kredit yang diberikan terbatas hanya dalam bentuk pinjaman (loans), dan tidak termasuk instrumen keuangan yang dipersamakan dengan pinjaman, seperti surat berharga (debt securities), tagihan akseptasi (banker’s acceptances), dan tagihan repo.

Menurut Erwin, kredit yang diberikan tidak termasuk kredit yang diberikan oleh kantor bank umum yang berkedudukan di luar negeri dan kredit yang disalurkan kepada pemerintah pusat dan bukan penduduk.

Sementara itu tagihan bersih sistem moneter kepada pemerintah pusat terkontraksi 22,4% (yoy), setelah bulan sebelumnya terkontraksi sebesar 11% (yoy). Aktiva luar negeri bersih juga mengalami kontraksi sebesar empat persen (yoy), setelah turun sebesar 4,6% (yoy) pada Juli 2022.

Di sisi lain, pertumbuhan M1 berasal dari kenaikan peredaran uang kartal pada Agustus 2022 sebesar 7,3% (yoy) menjadi Rp805,5 triliun, giro rupiah 24,1% (yoy) menjadi Rp1.473,7 triliun, serta tabungan rupiah yang dapat ditarik sewaktu-waktu sebesar 9,9% (yoy) mencapai Rp2.161,1 triliun.

Adapun pertumbuhan giro rupiah yang melesat tersebut antara lain berasal dari peningkatan dana float uang elektronik sebesar 23,1% (yoy) menjadi senilai Rp9,7 triliun.

Berita Terkait

Abraham Rudy Tan Terpilih Sekjen ACCA, PSMTI Indonesia Cetak Sejarah Baru di Tingkat Asia Tenggara ASEAN
SapuLangit Media Kelola Lebih dari 200 Portal Berita, Mayoritas Media Ekonomi Bisnis dan Pers Daerah untuk Reputasi
Mesin Pabrik Jalan Terus tapi Pengiriman Tetap Telat, Ini Sebabnya
Jangan Terburu-Buru Menyimpan Emas Lama, Jual Emas Tanpa Surat Tetap Memiliki Nilai
Panduan Cara Memahami Bisnis Bitcoin dan Cara Membelinya
PT STM Sukseskan MotoGP Mandalika 2025, Sediakan Helikopter untuk Transportasi dan Evakuasi Medis
RIIFO Indonesia Memperkenalkan RIIFO Design & RIIFO Care, Solusi Inovatif untuk Industri Perpipaan
Ketahui Fungsi Platform Payment di Indonesia, Mudah dan Aman untuk Transaksi Bisnis

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 07:57 WIB

Abraham Rudy Tan Terpilih Sekjen ACCA, PSMTI Indonesia Cetak Sejarah Baru di Tingkat Asia Tenggara ASEAN

Kamis, 3 September 2026 - 07:51 WIB

SapuLangit Media Kelola Lebih dari 200 Portal Berita, Mayoritas Media Ekonomi Bisnis dan Pers Daerah untuk Reputasi

Senin, 31 Agustus 2026 - 16:19 WIB

Mesin Pabrik Jalan Terus tapi Pengiriman Tetap Telat, Ini Sebabnya

Jumat, 21 Agustus 2026 - 14:34 WIB

Jangan Terburu-Buru Menyimpan Emas Lama, Jual Emas Tanpa Surat Tetap Memiliki Nilai

Sabtu, 8 November 2025 - 04:56 WIB

Panduan Cara Memahami Bisnis Bitcoin dan Cara Membelinya

Berita Terbaru

Huawei Luncurkan “Intelligent WAN White Paper in AI Era”

Pers Rilis

Huawei Luncurkan “Intelligent WAN White Paper in AI Era”

Kamis, 24 Sep 2026 - 01:24 WIB

Casio Rayakan 30 Tahun MR-G dengan Jam Tangan Edisi Terbatas

Pers Rilis

Casio Rayakan 30 Tahun MR-G dengan Jam Tangan Edisi Terbatas

Kamis, 24 Sep 2026 - 01:20 WIB