Dorong Pertumbuhan, OJK Komitmen Jalankan Pembiayaan Berkelanjutan

- Pewarta

Senin, 15 April 2019 - 02:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mediaemiten.com, Jakarta – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) berkomitmen untuk menjalankan program pengembangan pembiayaan berkelanjutan untuk mendorong kinerja pertumbuhan ekonomi yang selaras dengan upaya kelestarian lingkungan dan sosial masyarakat.

“OJK akan melakukan pendalaman pasar keuangan melalui penciptaan produk keuangan yang mendukung pertumbuhan ekonomi yang memperhatikan dampak sosial dan lingkungan,” kata Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso dalam pernyataan yang diterima di Jakarta, Minggu (11/4/2019).

Hal tersebut diungkapkan Wimboh pada Dinner Reception The 6th Sustainable Banking Network (SBN) Global Meeting pada acara Tri Hita Karana Roadmap for Blended Finance yang diselenggarakan oleh OECD dan Tri Hita Karana di Washington, Amerika Serikat.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Wimboh, bagi negara berkembang seperti Indonesia, upaya mendorong pertumbuhan ekonomi sangat penting untuk mewujudkan masyarakat yang lebih sejahtera, antara lain dengan membangun infrastruktur di berbagai daerah.

“Namun demikian, pembangunan infrastruktur yang masif ini harus memperhatikan dampak lingkungan dan sosial masyarakat agar tidak menimbukan permasalahan sosial di kemudian hari. Untuk itu, pembangunan infrastruktur suatu negara harus sejalan dengan upaya pencapaian sasaran pembangunan berkelanjutan,” ujarnya.

Ia menambahkan industri jasa keuangan memiliki peran penting untuk menyediakan pembiayaan pembangunan infrastruktur melalui instrumen keuangan berbasis hijau, sehingga pembangunan infrastruktur dapat dilakukan dalam koridor ramah lingkungan dan sosial.

Saat ini, sejumlah hal perlu dilakukan untuk mendorong berkembangnya pembiayaan berkelanjutan seperti tersedianya program yang sistematis dan masif untuk memastikan kepedulian di semua pemangku kepentingan maupun kolaborasi antara pemerintah dan sektor swasta.

Selain itu, kebutuhan ekosistem yang semakin lengkap dan komitmen dari komunitas global untuk membantu negara-negara berkembang dalam menyediakan ekosistem yang dibutuhkan.

Dalam konteks pengembangan pembiayaan berkelanjutan ini, OJK dalam tiga tahun terakhir, telah melakukan berbagai hal seperti menyusun peta jalan, menyediakan kerangka regulasi bagi pembiayaan berkelanjutan, penerbitan obligasi maupun sukuk hijau, sosialisasi dan peningkatan kapasitas pelaku di industri keuangan.

Upaya ini telah didukung oleh lembaga naungan Grup Bank Dunia, International Finance Corporation (IFC), yang telah berkomitmen masuk ke pasar obligasi hijau Indonesia senilai 1,5 miliar dolar AS pada 2019 dan Sustainable Banking Network (SBN).

Dengan dukungan besar dari Tri Hita, Indonesia telah berhasil mendapatkan dana 2,46 miliar dolar AS sebagai komitmen untuk membiayai 31 proyek melalui skema pembiayaan campuran, dari berbagai pemangku kepentingan domestik dan global.

Dari 31 proyek tersebut, sebanyak enam proyek baru selesai pada tahun 2018, sedangkan paling tidak tujuh proyek akan direalisasikan tahun 2019. (sat)

Berita Terkait

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama
FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025
Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?
Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan
Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek
Kasus Jiwasraya: Tanah Benny Tjokro Bogor Dilelang, Negara Kumpulkan Rp18 M
ICC Singapura Jadi Arena Gugatan Kontrak Satelit: Indonesia Siapkan Bukti Lengkap Lawan Detenté Operation
TRUE Optimistis Proyek District East Meningkatkan Laba dan Valuasi Aset

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:53 WIB

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama

Kamis, 14 Agustus 2025 - 11:43 WIB

FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025

Jumat, 1 Agustus 2025 - 07:16 WIB

Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?

Senin, 28 Juli 2025 - 09:59 WIB

Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan

Kamis, 17 Juli 2025 - 14:29 WIB

Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek

Berita Terbaru