IHSG Menguat Seiring Perkembangan Negosiasi Dagang As-China

- Pewarta

Senin, 25 Februari 2019 - 03:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mediaemiten.com, Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada awal pekan menguat seiring para pelaku pasar yang masih menanti perkembangan negosiasi dagang Amerika Serikat dan China.

IHSG Senin (25/2/2019)pagi dibuka menguat 20,93 poin atau 0,32 persen ke posisi 6.522,31. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak naik 5,09 poin atau 0,5 persen menjadi 1.020,56.

“IHSG akan bergerak ‘mixed’ minggu ini, mengingat pelaku pasar yang menantikan perkembangan pembicaraan dagang AS-China dan data inflasi Indonesia yang akan dirilis akhir pekan mendatang. Namun, sentimen positif akan datang dari rilis laporan keuangan,” kata Kepala Riset Valbury Sekuritas Alfiansyah di Jakarta, Senin.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Wakil Perdana Menteri China Liu He dijadwalkan akan bertemu Presiden AS Donald Trump di Oval Office.

Staf kedua negara juga tengah bekerja keras untuk merumuskan bahasa yang tepat untuk perjanjian dagang tersebut.

Salah satu kendala adalah AS bersikeras merumuskan mekanisme yang memastikan China patuh pada perjanjian. “Kami cukup optimistis terhadap pembicaraan itu mengingat ‘effort’ yang tinggi dari kedua belah pihak sebelum tanggal 1 Maret 2019. Sedangkan Trump juga telah mengindikasikan dirinya tidak terburu-buru dalam mengenakan tarif tambahan dan ‘deadline’ dapat bersifat fleksibel,” ujarnya.

Perang dagang AS-China mereduksi proyeksi pertumbuhan global tahun ini dan melemahkan ekonomi kedua negara. Inflasi AS pada Januari hanya 1,6 persen secara tahunan (year on year/yoy) atau terlemah dalam 1,5 tahun terakhir, demikian juga data ekonomi terbaru di China dengan pertumbuhan harga rumah baru justru melambat secara bulanan (month on month/mom).

Sebelumnya, perekonomian China juga hanya tumbuh 6,6 persen (yoy) pada 2018, atau terlemah dalam 28 tahun.

Hingga pukul 9.24 WIB, IHSG masih berada di zona hijau.

Sementara itu, bursa regional Asia antara lain indeks Nikkei menguat 130,47 poin (0,61 persen) ke 21.555,98, indeks Hang Seng menguat 72,96 poin (0,25 persen) ke 28.889,26, dan Straits Times melemah 3,61 poin (0,11 persen) ke posisi 3.266,29. (cit)

Berita Terkait

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama
FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025
Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?
Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan
Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek
Kasus Jiwasraya: Tanah Benny Tjokro Bogor Dilelang, Negara Kumpulkan Rp18 M
ICC Singapura Jadi Arena Gugatan Kontrak Satelit: Indonesia Siapkan Bukti Lengkap Lawan Detenté Operation
TRUE Optimistis Proyek District East Meningkatkan Laba dan Valuasi Aset
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:53 WIB

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama

Kamis, 14 Agustus 2025 - 11:43 WIB

FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025

Jumat, 1 Agustus 2025 - 07:16 WIB

Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?

Senin, 28 Juli 2025 - 09:59 WIB

Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan

Kamis, 17 Juli 2025 - 14:29 WIB

Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek

Berita Terbaru