Ketidakpastian Ekonomi 2023, Investor Jangan Terlalu Agresif

- Pewarta

Jumat, 30 Desember 2022 - 19:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Chief Economist Bahana TCW Investment Management, Budi Hikmat dalam Investment Talk bertajuk

Chief Economist Bahana TCW Investment Management, Budi Hikmat dalam Investment Talk bertajuk "Past Forward 2022-2021"/IST.

MEDIA EMITEN –Investor pasar modal diminta untuk tidak terlalu agresif dalam berinvestasi pada 2023, di tengah ketidakpastian ekonomi yang diperkirakan lebih menantang. Investor juga perlu meningkatkan perhatian terhadap kondisi makro ekonomi global.

Chief Economist Bahana TCW Investment Management, Budi Hikmat menjelaskan, jika suku bunga bank sentral Amerika Serikat (AS) atau The Fed kembali naik tahun depan, industri perbankan diperkirakan akan lebih berhati-hati dalam menyalurkan kredit. 

Budi Hikmat menjadi pembicara dalam dalam Invesment Talk bertajuk “Past Forward 2022-2021” yang diselenggarakan D’ORIGIN Financial &Business Advisory dan IGICO Advisory pada Kamis 29 Desember 2022.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut dia, tanpa penyaluran kredit yang ideal, ekonomi diperkirakan sulit bergerak lebih cepat, sehingga kemungkinan ekonomi melambat akan jauh lebih besar.

Selain itu, kata Budi, kondisi ekonomi diperparah dengan konflik geopolitik Ukraina dan Rusia. Untuk itu, tahun depan menurutnya investor harus terbiasa dengan kondisi ekonomi yang berhadapan dengan inflasi.

“Yang menarik, prospek ekonomi kemungkinan stagflasi. Tetapi prospek investasi belum tentu. Karena pasar modal selalu lebih dulu bergerak dari sektor riil. Investment strategy 2023 adalah living with inflation. Saran saya sebetulnya kalau kita bicara investasi jangan persempit hanya di saham, silakan pertimbangkan properti,” ujar Budi dalam keterangannya, Jumat 30 Desember 2022.

Budi menambahkan, ketika akan menghadapi volatilitas tahun depan, ada baiknya investor melangkapi aset kelasnya. Dia menyebut yang paling menarik sepanjang tahun ini adalah dana asing yang keluar luar biasa besar pada instrumen investasi Surat Berharga Negara (SBN). Namun, pada akhir tahun dana asing pada SBN mulai marak masuk kembali.

Meski dihadapkan pada ketidakpastian ekonomi, Budi Hikmat masih optimistis melihat kondisi perekonomian tahun depan. Sebab, pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) dicabut pemerintah secara menyeluruh dan bisa lebih memutar roda perekonomian.

Mengutip data Bloomberg di mana pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun depan diproyeksi sekitar 4,9% dengan tingkat inflasi 4,3%, Budi Hikmat memproyeksikan IHSG pada tahun depan melalui tiga skenario.

Untuk base case ada pada level 7.550, untuk posisi bull menembus level 8.400 dan posisi bear pada level 6.750.

Berita Terkait

Persrilis.com dan New Media Network Luncurkan Solusi Distribusi Press Release dengan Audiens Lebih Luas
Transformasi Distribusi Press Release, Persrilis.com Gandeng New Media Network Jawab Tantangan Algoritma
Jangkauan Global dan Lokal: PR Newswire–PSPI Hadirkan Distribusi Pers Rilis yang Cepat dan Kredibel
Menulis dari Daerah: 24jamnews.com Buka Peluang Jurnalis Lokal Mandiri
Industri Pasar Modal Sambut Positif Keputusan RUA dan RUALB PROPAMI
Reformasi Pajak Penghasilan 2025: Apa yang Perlu HR dan Karyawan Ketahui?
Media Hallo.id Hadirkan Layanan Khusus Galeri Foto Perusahaan
Menkeu Sri Mulyani Kendalikan Bunga Utang di Tengah Badai Ekonomi

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 05:13 WIB

Persrilis.com dan New Media Network Luncurkan Solusi Distribusi Press Release dengan Audiens Lebih Luas

Senin, 18 Mei 2026 - 06:18 WIB

Transformasi Distribusi Press Release, Persrilis.com Gandeng New Media Network Jawab Tantangan Algoritma

Kamis, 20 November 2025 - 16:00 WIB

Jangkauan Global dan Lokal: PR Newswire–PSPI Hadirkan Distribusi Pers Rilis yang Cepat dan Kredibel

Kamis, 23 Oktober 2025 - 16:01 WIB

Menulis dari Daerah: 24jamnews.com Buka Peluang Jurnalis Lokal Mandiri

Senin, 29 September 2025 - 19:20 WIB

Industri Pasar Modal Sambut Positif Keputusan RUA dan RUALB PROPAMI

Berita Terbaru

Pers Rilis

Hainan: Etalase Kebijakan Pintu Terbuka Tiongkok

Jumat, 29 Mei 2026 - 15:45 WIB