Laba Bersih Bank Mandiri Tumbuh 59,4% Jadi Rp 30,7 Triliun

- Pewarta

Rabu, 26 Oktober 2022 - 20:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDIA EMITEN – Laba bersih konsolidasi PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) pada triwulan III-2022 menembus Rp 30,7 triliun atau tumbuh 59,4% dibandin periode yang sama tahun lalu (year on year/YoY).

Direktur Utama Bank Mandiri Darmawan Junaidi menjelaskan, pertumbuhan laba perseroan karena didukung oleh strategi baru BMRI yang berfokus pada ekosistem pembiayaan maupun pendanaan.

Realisasi kredit Bank Mandiri secara konsolidasi tercatat hingga akhir September 2022 berhasil tumbuh 14,28% (yoy) mencapai Rp 1.167,51 triliun.  Angka ini jauh di atas pertumbuhan industri pada September 2022 sebesar 11% (yoy).

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Peningkatan kredit Bank Mandiri tentunya tidak terlepas dari fundamental ekonomi Indonesia yang masih solid,” kata Darmawan dalam konferensi pers kinerja Bank Mandiri kuartal III-2022, Rabu 26 Oktober 2022.

Menurut dia, dalam mendorong penyaluran kredit, perseroan tetap fokus pada sektor yang prospektif dan merupakan bisnis turunan dari ekosistem segmen wholesale di setiap wilayah.

Kinerja BMRI juga terlihat dari sisi profitabilitas yang terus meningkat. Return on equity (ROE) bank only telah menyentuh 23,28% atau naik 822 basis poin (yoy). Sementara, posisi net interest margin (NIM) konsolidasi terjaga solid di level 5,42%.

Berita Terkait

Resmi Dibuka, Astra Auto Fest 2025 Semarak Beragam Promo dari Grup Astra
Pasar Modal Indonesia Waspada, CSA Index September 2025 Terkoreksi
Strategi BUMI Kuasai Wolfram, Tambang Emas Jumbo di Queensland Australia
Analisis: Keterlambatan Laporan Keuangan Picu Asimetri Informasi di Pasar
Strategi SMMA Konversi Utang Jadi Saham, Langkah Cerdas Atasi Beban Finansial
CSA Index RI Agustus Tertinggi Sejak Awal Tahun
Strategi Baru Remala Abadi: Transaksi Saham Komisaris Tingkatkan Kontrol Bisnis
Pasca Keluar dari LQ45, SIDO Pindah Fokus dari Domestik ke Internasional

Berita Terkait

Jumat, 5 Desember 2025 - 18:00 WIB

Resmi Dibuka, Astra Auto Fest 2025 Semarak Beragam Promo dari Grup Astra

Jumat, 12 September 2025 - 22:03 WIB

Pasar Modal Indonesia Waspada, CSA Index September 2025 Terkoreksi

Rabu, 20 Agustus 2025 - 15:17 WIB

Strategi BUMI Kuasai Wolfram, Tambang Emas Jumbo di Queensland Australia

Rabu, 20 Agustus 2025 - 10:11 WIB

Analisis: Keterlambatan Laporan Keuangan Picu Asimetri Informasi di Pasar

Senin, 18 Agustus 2025 - 11:46 WIB

Strategi SMMA Konversi Utang Jadi Saham, Langkah Cerdas Atasi Beban Finansial

Berita Terbaru

Pers Rilis

Hainan: Etalase Kebijakan Pintu Terbuka Tiongkok

Jumat, 29 Mei 2026 - 15:45 WIB