Inflasi AS 8,5%, di Bawah Ekspektasi

- Pewarta

Rabu, 10 Agustus 2022 - 20:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ilustrasi: Inflasi AS di bawah ekspektasi /Dok.

Foto ilustrasi: Inflasi AS di bawah ekspektasi /Dok.

MEDIA EMITEN – Inflasi AS yang tercermin dari indeks harga konsumen untuk berbagai barang dan jasa naik 8,5% pada Juli dibanding tahun sebelumnya (yoy). Angka ini di bawah ekspektasi ekonom yang memperkirakan sebesar 8,7%.

Tekanan inflasi AS mereda dibanding bulan sebelumnya sebagian besar karena penurunan harga bensin. Pada basis bulanan, harga datar energi secara luas turun 4,6% dan bensin turun 7,7%.

Faktor itu mengimbangi kenaikan bulanan 1,1% dalam harga pangan dan peningkatan 0,5% dalam biaya tempat tinggal, demikian dikutip dari CNBC International Rabu 10 Agustus 2022.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Secara bulanan (mom), indeks harga konsumen AS berada di garis datar, lebih rendah dari perkiraaan ekonom sebesar 0,2%, dan melamabat dibanding bulan sebelumnya sebesar 1,3%.

Tidak termasuk harga makanan dan energi yang bergejolak, apa yang disebut CPI inti naik 5,9% setiap tahun dan 0,3% bulanan, dibandingkan dengan perkiraan masing-masing sebesar 6,1% dan 0,5%.

Berita Terkait

Nissan Kehilangan Investor Besar, Saham Merosot Hingga 6 Persen
BRICS Jadi Alternatif G7, Indonesia Ambil Posisi Strategis di Tatanan Baru
Perusahaan Otomotif Volvo Ungkap Alasan Tunjuk Mantan CEO Håkan Samuelsson Kembali Menjadi CEO
Elon Musk Tawar Perusahaan pada Harga 97,4 Miliar Dolar AS, Begini Respons CEO OpenAI Sam Altman
Jepang Khawatir Berdampak Negatif Terhadap Perekonomian Global, Terkait Kebijakan Tarif AS
Di Plains, Georgia, Presiden Amerika Serikat ke-39 Jimmy Carter Meninggal Dunia pada Usia 100 Tahun
Presiden Suriah Bashar al-Assaddan dan Anggota Keluarganya Dikabarkan Telah Tiba di Moskow
Ketua BNSP Sampaikan Komitmen Penguatan Standar Halal Global melalui Kerjasama dengan Korea Muslim Federation

Berita Terkait

Kamis, 28 Agustus 2025 - 11:38 WIB

Nissan Kehilangan Investor Besar, Saham Merosot Hingga 6 Persen

Senin, 7 Juli 2025 - 10:04 WIB

BRICS Jadi Alternatif G7, Indonesia Ambil Posisi Strategis di Tatanan Baru

Kamis, 3 April 2025 - 14:25 WIB

Perusahaan Otomotif Volvo Ungkap Alasan Tunjuk Mantan CEO Håkan Samuelsson Kembali Menjadi CEO

Rabu, 12 Februari 2025 - 13:24 WIB

Elon Musk Tawar Perusahaan pada Harga 97,4 Miliar Dolar AS, Begini Respons CEO OpenAI Sam Altman

Senin, 3 Februari 2025 - 08:04 WIB

Jepang Khawatir Berdampak Negatif Terhadap Perekonomian Global, Terkait Kebijakan Tarif AS

Berita Terbaru