Disney Tunda Penayangan Film Animasi Black Widow

- Pewarta

Kamis, 17 September 2020 - 15:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mediaemiten.com, Jakarta – Disney berencana kembali menunda penayangan Black Widow, yang dijadwalkan rilis 6 November karena pandemi Covid-19. 

Melansir Variety, Kamis (17/9/2020), Disney juga disebut mempertimbangkan opsi lain dalam merilis animasi garapan Pixar, Soul. 

Saat ini film animasi Soul masih dijadwalkan rilis di bioskop pada 20 November. Sejumlah sumber menyebut ada peluang Soul akan ditayangkan ke Disney+, namun orang dalam Disney membantah hal itu.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kabar penundaan ini datang beberapa hari setelah Warner Bros mengumumkan penundaan dari Wonder Woman 1984, menjadi Desember. Bukan hanya itu, Universal juga menunda penayangan Candyman dari Oktober menjadi 2021.

Hingga saat ini, film ke-25 James Bond, No Time to Die menjadi satu-satunya film besar yang masih menetapkan 20 November mendatang sebagai tanggal perilisan.

Sebanyak 70 persen bioskop di Amerika Serikat sebenarnya telah dibuka kembali, namun mereka kesulitan mendatangkan penonton. Sementara itu, pasar domestik terbesar yaitu New York City dan Los Angeles masih ditutup. Semula, pemilik bioskop berharap film Christopher Nolan, Tenet, dapat mendatangkan penonton.

Namun kekhawatiran akan pandemi hanya mampu membuat Tenet meraup US$29 juta setelah dua pekan penayangan. Black Widow yang dibintangi oleh Scarlett Johansson telah mengalami penundaan tayang beberapa kali. Awal kali, film ini ditenggatkan rilis pada Mei.

Hingga saat ini, Disney masih belum menentukan tanggal perilisan pasti Black Widow dan dampaknya pada film juga serial Marvel yang lain seperti Eternals, Shang-Chi and the Legend of the Ten Rings, serta Thor: Love and Thunder.

Sementara itu, Scarlett Johansson memastikan film Black Widow dibuat untuk mencerminkan gerakan #MeToo serta Time’s Up yang bergaung selama beberapa tahun belakangan. (rad)

Berita Terkait

Nissan Kehilangan Investor Besar, Saham Merosot Hingga 6 Persen
BRICS Jadi Alternatif G7, Indonesia Ambil Posisi Strategis di Tatanan Baru
Perusahaan Otomotif Volvo Ungkap Alasan Tunjuk Mantan CEO Håkan Samuelsson Kembali Menjadi CEO
Elon Musk Tawar Perusahaan pada Harga 97,4 Miliar Dolar AS, Begini Respons CEO OpenAI Sam Altman
Jepang Khawatir Berdampak Negatif Terhadap Perekonomian Global, Terkait Kebijakan Tarif AS
Di Plains, Georgia, Presiden Amerika Serikat ke-39 Jimmy Carter Meninggal Dunia pada Usia 100 Tahun
Presiden Suriah Bashar al-Assaddan dan Anggota Keluarganya Dikabarkan Telah Tiba di Moskow
Ketua BNSP Sampaikan Komitmen Penguatan Standar Halal Global melalui Kerjasama dengan Korea Muslim Federation

Berita Terkait

Kamis, 28 Agustus 2025 - 11:38 WIB

Nissan Kehilangan Investor Besar, Saham Merosot Hingga 6 Persen

Senin, 7 Juli 2025 - 10:04 WIB

BRICS Jadi Alternatif G7, Indonesia Ambil Posisi Strategis di Tatanan Baru

Kamis, 3 April 2025 - 14:25 WIB

Perusahaan Otomotif Volvo Ungkap Alasan Tunjuk Mantan CEO Håkan Samuelsson Kembali Menjadi CEO

Rabu, 12 Februari 2025 - 13:24 WIB

Elon Musk Tawar Perusahaan pada Harga 97,4 Miliar Dolar AS, Begini Respons CEO OpenAI Sam Altman

Senin, 3 Februari 2025 - 08:04 WIB

Jepang Khawatir Berdampak Negatif Terhadap Perekonomian Global, Terkait Kebijakan Tarif AS

Berita Terbaru