Mandiri Salurkan Dana Pemerintah ke Kredit Padat Karya dan Pangan

- Pewarta

Kamis, 9 Juli 2020 - 13:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mandiri Salurkan Dana Pemerintah ke Kredit Padat Karya dan Pangan

Mediaemiten.com, Jakarta – Bank Mandiri menggelontorkan Rp10 triliun dana pemerintah yang disalurkan untuk kredit padat karya dan ketahanan pangan karena dua sektor ini menyerap banyak tenaga kerja.

“Kami perlu segera menggerakkan seluruh sektor usaha agar dampak pandemi COVID-19 tidak berlarut-larut dan ekonomi domestik segera bangkit,” kata Direktur Utama Bank Mandiri Royke Tumilaar di Jakarta, Rabu (8/7/2020).

Bank BUMN ini siap menyalurkan kredit hingga tiga kali lipat dari Rp10 triliun dana pemerintah dengan rencana alokasi Rp20 triliun untuk segmen UMKM dan Rp10 triliun untuk segmen wholesale.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dia menjelaskan penyaluran kredit khusus segmen UMKM akan diarahkan ke sektor produktif di antaranya pertanian, perkebunan, jasa dan perdagangan, industri pengolahan, pariwisata serta sektor lain yang memberikan dampak ketahanan pangan.

Sedangkan pada segmen wholesale, fokus penyaluran kredit diarahkan untuk sektor perkebunan, pertambangan dan energi, barang-barang kebutuhan konsumen (FMCG), kontraktor, BUMN Pupuk, transportasi serta logistik.

Bank pelat merah ini memanfaatkan dukungan teknologi informasi dalam proses bisnis, seperti penggunaan video call untuk membantu proses verifikasi permohonan kredit segmen wholesale dan UKM.

Selain itu, pihaknya memanfaatkan aplikasi untuk memangkas proses administrasi dalam pengajuan kredit mikro produktif agar persetujuan bisa diperoleh dalam 15 menit.

Sebagai bentuk mitigasi dalam penyaluran kredit dalam program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) ini, Bank Mandiri bekerja sama dengan Jamkrindo dan Askrindo untuk menjamin kredit modal kerja yang disalurkan kepada pelaku UMKM.

Selain optimalisasi dana PEN, pihaknya juga sudah merealisasikan restrukturisasi kredit terdampak COVID-19 kepada lebih dari 500 ribu debitur ritel dan wholesale dengan nilai lebih dari Rp100 triliun hingga akhir Juni 2020. (ant)

Berita Terkait

Rochmad Widodo Jadi Pemimpin Redaksi Serambiislam.com dan Jaziranews.com, Ini Fokus SapuLangit Media
Media Saatini.com Bidik 100 Portal Media pada 2026, Buka Peluang Kemitraan Digital bagi UMKM dan Tokoh Publik
Alasan “Komunikasi Tidak Efektif” Dipakai PHK, Kuasa Hukum: Tak Sesuai UU
PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama
FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025
Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?
Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan
Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 23:44 WIB

Rochmad Widodo Jadi Pemimpin Redaksi Serambiislam.com dan Jaziranews.com, Ini Fokus SapuLangit Media

Minggu, 11 Oktober 2026 - 09:55 WIB

Media Saatini.com Bidik 100 Portal Media pada 2026, Buka Peluang Kemitraan Digital bagi UMKM dan Tokoh Publik

Jumat, 21 Agustus 2026 - 19:38 WIB

Alasan “Komunikasi Tidak Efektif” Dipakai PHK, Kuasa Hukum: Tak Sesuai UU

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:53 WIB

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama

Kamis, 14 Agustus 2025 - 11:43 WIB

FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025

Berita Terbaru

DBS Raih Gelar Bank Digital Terbaik di Dunia

Pers Rilis

DBS Raih Gelar Bank Digital Terbaik di Dunia

Selasa, 3 Nov 2026 - 02:00 WIB