Dalam Sekali, Laba PT Lippo Cikarang (LPCK) Anjlok 84 Persen di Tahun 2019

- Pewarta

Selasa, 9 Juni 2020 - 01:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mediaemiten.com, Jakarta – PT Lippo Cikarang Tbk (LPCK) hiungga akhir 2019 mencatatkan penurunan pendapatan sebesar 21,69 persen manjadi Rp1,66 triliun. Sedangkan tahun lalu masih mencatatkan pendapatan Rp2,12 triliun.

Berdasarkan laporan keuangan yang disampaikan ke BEI Senin (8/6/2020) disebutkaan, Pendapatan disumbangkan dari Penjualan Rumah Hunian dan Apartemen sebesar Rp 825,13 miliar, Penjualan Tanah Industri berkontribusi Rp 366,89 miliar, Pendapatan Pengelolaan Kota sebesar Rp 338,63 miliar, Penjualan Lahan Komersial dan Rumah Toko senilai Rp 134,50 miliar, dan pendapatan sewa sebesar Rp 29,63 miliar.

Selain itu, beban pokok pendapatan juga melesat menjadi Rp 1,01 triliun pada tahun 2019, ketimbang beban pokok pendapatan RP 869,94 miliar pada tahun 2018.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

hal itu membuat laba kotor Lippo Cikarang tergerus 48,60 persen menjadi Rp 644,68 miliar dari laba kotor Rp 1,25 triliun pada tahun 2018. Dari pos penghasilan lainnya juga hanya tercatat Rp 28,20 miliar padahal pada 2018 tercatat Rp 763,09 miliar.

Sementara laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan pada entitas induk sebesar Rp 310,91 miliar atau anjlok 84,15 persen ketimbang laba bersih pada tahun sebelumnya yang tercatat Rp 1,95 triliun.

Namun aset 2019 LPCK juga tumbuh 32,4 persen menjadi Rp 12,22 triliun dari 2018 yang hanya sebesar Rp 9,22 triliun. (mit)

Berita Terkait

Resmi Dibuka, Astra Auto Fest 2025 Semarak Beragam Promo dari Grup Astra
Pasar Modal Indonesia Waspada, CSA Index September 2025 Terkoreksi
Strategi BUMI Kuasai Wolfram, Tambang Emas Jumbo di Queensland Australia
Analisis: Keterlambatan Laporan Keuangan Picu Asimetri Informasi di Pasar
Strategi SMMA Konversi Utang Jadi Saham, Langkah Cerdas Atasi Beban Finansial
CSA Index RI Agustus Tertinggi Sejak Awal Tahun
Strategi Baru Remala Abadi: Transaksi Saham Komisaris Tingkatkan Kontrol Bisnis
Pasca Keluar dari LQ45, SIDO Pindah Fokus dari Domestik ke Internasional

Berita Terkait

Jumat, 5 Desember 2025 - 18:00 WIB

Resmi Dibuka, Astra Auto Fest 2025 Semarak Beragam Promo dari Grup Astra

Jumat, 12 September 2025 - 22:03 WIB

Pasar Modal Indonesia Waspada, CSA Index September 2025 Terkoreksi

Rabu, 20 Agustus 2025 - 15:17 WIB

Strategi BUMI Kuasai Wolfram, Tambang Emas Jumbo di Queensland Australia

Rabu, 20 Agustus 2025 - 10:11 WIB

Analisis: Keterlambatan Laporan Keuangan Picu Asimetri Informasi di Pasar

Senin, 18 Agustus 2025 - 11:46 WIB

Strategi SMMA Konversi Utang Jadi Saham, Langkah Cerdas Atasi Beban Finansial

Berita Terbaru