Permintaan Jepang Turun, Tirta Mahakam Sasar Pasar Ekspor Baru

- Pewarta

Rabu, 19 Juni 2019 - 06:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mediaemiten.com, Jakarta – PT Tirta Mahakam Resources Tbk (TIRT) terus berupaya meningkatkan pertumbuhan usaha, dengan menyasar pasar ekspor plywood ke negara selain Jepang.

Doddie Pradhono Manager Pemasaran TIRT menyampaikan pihaknya akan melebarkan pemasarannya ke negara-negara seperti India, Taiwan, Eropa, dan Australia.

“Melihat kondisi [permintaan ekspor dari] Jepang yang tidak begitu bagus, maka perusahaan mengambil kebijakan untuk meningkatkan potensi pasar di luar Jepang,” kata Doddie pada acara paparan publik Rapat Umum Pemegang Saham di Hotel Gran Mahakam, Jakarta Selatan, Selasa, (18/6/2019).

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sekadar informasi, penurunan harga dan permintaan dari Jepang menjadi penyebab turunnya TIRT pada kinerja kuartal I/2019.

Menurut laporan keuangan TIRT, pendapatan perseroan sepanjang Januari 2019-Maret 2019 sebesar Rp207,11 miliar turun 21,31% dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 263,21 miliar. Selain itu, TIRT juga mencatatkan rugi bersih sebesar Rp855 juta dari total laba bersih dipotong dengan beban produksi.

Meskipun mencatatkan rugi, pihaknya terus menaruh harapan kinerja perusahaan dapat bertumbuh sampai akhir Semester I/2019. “Karena harga bahan baku sudah mulai turun dan untuk penjualan kami cari alternatif lain,” ungkapnya.

Selain itu, pihaknya juga telah memulai langkah awal dengan mengirimkan produknya ke Taiwan, India, dan Australia. Sayangnya, terkait volume ekspor yang dilakukan Doddie enggan memaparkannya secara gamblang.

Dia menambahkan meski pihaknya sedang menyasar pasar ekspor baru, pihaknya belum masih berencana untuk menambah kapasitas produksinya.

Doddie menjelaskan kapasitas produksi TIRT sebanyak 12.000 m3 tiap bulannya. Kendati demikian, produksi TIRT tiap bulan baru sekitar 9.500 m3-10.000 m3.

Pemenuhan bahan baku kayu log untuk produksinya didukung oleh 2 perusahaan afiliasi yang memiliki hak pengusahaan hutan (HPH) yaitu PT Roda Mas Timber Kalimantan dan PT Kemakmuran Berkah Timber.

“Jumlah pemenuhan bahan baku kayu bulat kami sebulan itu 20.000 m3 – 23.000 m3. Semuanya terpenuhi oleh dua perusahaan afiliasi kami. Untuk jenis kayunya, yang paling banyak kami pakai adalah Meranti, ada juga Keuing, dan Kapur. [Pengunaan Keruing dan Kapur] tidak terlalu besar yang paling besar adalah Meranti,” lanjutnya.

Dari total produksi per bulan tersebut, Doddie mengatakan 90% dari produk plywood buatan mereka diekspor ke Jepang, sedangkan sisanya untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri dan pasar ekspor lainnya.

“Total target [penetrasi] kami untuk pasar di luar Jepang itu, 30% [dari total ekspor selama ini]. Sisanya, [tetap di ekspor] ke Jepang,” tandasnya.

Selain menambah pasar ekspor, TIRT juga akan melakukan modifikasi mesin untuk menyesuaikan spesifikasi yang berbeda antar negara tujuan ekspor serta meningkatkan produksi plywood tipis. “Karena margin keuntungan [plywood tipis] tinggi,” tandasnya. (*)

Berita Terkait

Panduan Cara Memahami Bisnis Bitcoin dan Cara Membelinya
PT STM Sukseskan MotoGP Mandalika 2025, Sediakan Helikopter untuk Transportasi dan Evakuasi Medis
RIIFO Indonesia Memperkenalkan RIIFO Design & RIIFO Care, Solusi Inovatif untuk Industri Perpipaan
Ketahui Fungsi Platform Payment di Indonesia, Mudah dan Aman untuk Transaksi Bisnis
Mega Jaya, Lebih dari Sekadar Distributor Lifting Equipment
Nikmati Liburan dengan Rental Mobil Bandung Lepas Kunci
Perkuat Struktur Pendanaan Jangka Panjang, BRI Fokus Himpun Dana Murah
BRImo Siap Layani Kebutuhan Transaksi Finansial Kapan Saja, Liburan Lebih Tenang

Berita Terkait

Sabtu, 8 November 2025 - 04:56 WIB

Panduan Cara Memahami Bisnis Bitcoin dan Cara Membelinya

Rabu, 8 Oktober 2025 - 10:55 WIB

PT STM Sukseskan MotoGP Mandalika 2025, Sediakan Helikopter untuk Transportasi dan Evakuasi Medis

Senin, 22 September 2025 - 17:21 WIB

RIIFO Indonesia Memperkenalkan RIIFO Design & RIIFO Care, Solusi Inovatif untuk Industri Perpipaan

Jumat, 19 September 2025 - 21:34 WIB

Ketahui Fungsi Platform Payment di Indonesia, Mudah dan Aman untuk Transaksi Bisnis

Jumat, 12 September 2025 - 07:09 WIB

Mega Jaya, Lebih dari Sekadar Distributor Lifting Equipment

Berita Terbaru