Wow, Indonesia Pilihan Favorite Investasi Portofolio

- Pewarta

Senin, 4 April 2022 - 12:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ilustrasi: Bursa Efek Indonesia/Dok

Foto ilustrasi: Bursa Efek Indonesia/Dok

MEDIA EMITEN – Indonesia masuk pilihan favorit teratas dalam investasi portofolio. Ketegangan geopolitik yang makin panas, tetapi pasar Asia Tenggara dinilai menawarkan keamanan yang relatif bagi investor, menurut bank investasi terkemuka.

Lembaga investasi terkemuka di Wall Street, Goldman Sach dan JP Morgan Asset Management, menilai kenaikan harga komoditas dan juga prospek perbankan menjadi alasan manajer investasi untuk memilih Indonesia sebagai pilihan investasi portofolio, seperti dikutip dari CNBC.com, Senin 4 April 2022.

“Di Indonesia, secara struktural kami positif terhadap perbankan karena mayoritas penduduk masih unbanked atau underbanked. Kami saat ini diposisikan di sektor swasta terkemuka dan juga bank-bank milik negara karena mereka telah secara proaktif mendorong adopsi digital untuk mempercepat penetrasi keuangan, ”kata Desmond Loh, manajer portofolio di JPMorgan Asset Management.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu, harga komoditas yang kuat juga bermanfaat bagi pendapatan ekspor di Indonesia serta neraca perdagangan. Faktor ini akan mendukung rupiah serta prospek pertumbuhan jangka pendek di Indonesia, katanya.

Harga komoditas global telah naik rollercoaster sejak perang di Ukraina pecah setelah invasi Rusia pada akhir Februari. Rusia adalah produsen minyak utama sementara Ukraina adalah pengekspor utama komoditas lain seperti gandum dan jagung.

Sementara itu, Goldman Sach menilai, selama satu dekade saham Asia Tenggara “diabaikan” investor global. Saat ini pasar Asia Tenggara menjadi menarik bagi investor global.

Goldman menyukai pasar Singapura dan Indonesia. Sedangkan JP Morgan selain menyukai Indonesia juga menyukai pasar Vietnam.

JPMorgan Asset Management menyebut Vietnam sebagai “pemain bintang dalam beberapa tahun terakhir” dalam ketahanan dan pertumbuhan ekonomi. Vietnam adalah salah satu dari sedikit ekonomi global yang mengalami pertumbuhan ekonomi positif selama pandemi, tambahnya.

Jakarta Composite Indonesia telah meningkat lebih dari 7% tahun ini, sementara indeks VN Vietnam naik sekitar 1% pada periode yang sama. Indeks Straits Times Singapura telah naik lebih dari 9%.

Sebagai perbandingan, indeks MSCI untuk saham Asia Pasifik di luar Jepang telah turun 6%.

Di Wall Street, S&P 500 turun 4,6% sepanjang tahun ini, sedangkan pan-European Stoxx 600 telah turun sekitar 6%.

Berita Terkait

Nissan Kehilangan Investor Besar, Saham Merosot Hingga 6 Persen
BRICS Jadi Alternatif G7, Indonesia Ambil Posisi Strategis di Tatanan Baru
Perusahaan Otomotif Volvo Ungkap Alasan Tunjuk Mantan CEO Håkan Samuelsson Kembali Menjadi CEO
Elon Musk Tawar Perusahaan pada Harga 97,4 Miliar Dolar AS, Begini Respons CEO OpenAI Sam Altman
Jepang Khawatir Berdampak Negatif Terhadap Perekonomian Global, Terkait Kebijakan Tarif AS
Di Plains, Georgia, Presiden Amerika Serikat ke-39 Jimmy Carter Meninggal Dunia pada Usia 100 Tahun
Presiden Suriah Bashar al-Assaddan dan Anggota Keluarganya Dikabarkan Telah Tiba di Moskow
Ketua BNSP Sampaikan Komitmen Penguatan Standar Halal Global melalui Kerjasama dengan Korea Muslim Federation

Berita Terkait

Kamis, 28 Agustus 2025 - 11:38 WIB

Nissan Kehilangan Investor Besar, Saham Merosot Hingga 6 Persen

Senin, 7 Juli 2025 - 10:04 WIB

BRICS Jadi Alternatif G7, Indonesia Ambil Posisi Strategis di Tatanan Baru

Kamis, 3 April 2025 - 14:25 WIB

Perusahaan Otomotif Volvo Ungkap Alasan Tunjuk Mantan CEO Håkan Samuelsson Kembali Menjadi CEO

Rabu, 12 Februari 2025 - 13:24 WIB

Elon Musk Tawar Perusahaan pada Harga 97,4 Miliar Dolar AS, Begini Respons CEO OpenAI Sam Altman

Senin, 3 Februari 2025 - 08:04 WIB

Jepang Khawatir Berdampak Negatif Terhadap Perekonomian Global, Terkait Kebijakan Tarif AS

Berita Terbaru