MEDIA EMITEN – Saham-saham di Wall Street merosot di akhir perdagangan Selasa (Rabu pagi WIB) dengan indeks Dow ambles lebih dari 400 poin. Pelaku pasar khawatir ketegangan politik China-AS dan kemungkinan resesi setelah data ekonomi mengecewakan.
Indeks Dow Jones Industrial Average terperosok 402,23 poin atau 1,23% menjadi 32.396,17 poin. Indeks S&P 500 berkurang 27,44 poin atau 0,67% menjadi 4.091,19 poin. Nasdaq Composite tergelincir 20,22 poin atau 0,16% menjadi 12.348,76 poin.
Semua 11 sektor utama S&P 500 berakhir di wilayah negatif dengan sektor real estat dan keuangan masing-masing merosot 1,3% dan 1,07% memimpin kerugian.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan pada hari Selasa (2/8) bahwa lowongan pekerjaan AS turun menjadi 10,7 juta pada bulan Juni dari 11,3 juta pada bulan Mei, sebagai tanda potensial bahwa pasar tenaga kerja yang ketat mulai mendingin karena ekonomi melambat.
Pasar juga mencermati laporan pekerjaan AS Juli yang akan dirilis pada Jumat (5/8). Analis memperkirakan laporan ketenagakerjaan menunjukkan pertumbuhan pendapatan per jam mendingin 0,2 poin persentase pada bulan lalu menjadi 4,9%.
Sementara itu, kedatangan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat AS Nancy Pelosi di Taipei meskipun ada peringatan dari Beijing, mendorong pesawat-pesawat perang Tiongkok melintasi Selat Taiwan sebagai protes, meningkatkan ketegangan antara Tiongkok dan Amerika Serikat.
“Ada ketidakpastian seputar perjalanan Pelosi ke Taiwan dan ada data tambahan, mengenai pelemahan ekonomi,” kata Sam Stovall, Kepala Strategi Investasi CFRA Research di New York.







