MEDIA EMITEN – Saham-saham di Wall Street reli dengan Dow ditutup melonjak 658 poin pada akhir perdagangan Jumat (Sabtu pagi WIB). Investor optimistis terhadap musim laporan keuangan emiten.
Indeks Dow Jones Industrial Average melonjak 658,09 poin atau 2,15% menjadi 31.288,26 poin. Indeks S&P 500 bertambah 72,78 poin atau 1,92% menjadi 3.863,16 poin. Nasdaq Composite naik 201,23 poin atau 1,79% menjadi 11.452,42 poin.
Semua 11 sektor utama S&P 500 berakhir di zona hijau, dengan sektor keuangan dan perawatan kesehatan masing-masing meningkat 3,51% dan 2,45% memimpin keuntungan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Indeks S&P 500 dan Dow keduanya menghentikan penurunan beruntun lima hari, dan ketiga indeks berakhir di bawah penutupan Jumat pekan lalu.
Meski demikian, pasar masih mewaspadai lonjakan inflasi AS. Harga konsumen pada Juni menunjukkan tingkat pertumbuhan tahunan tertinggi sejak 1981, meningkatkan kemungkinan bahwa Fed dapat menaikkan suku bunga dana fed sebesar 100 basis poin, lebih curam dari kenaikan 75 basis poin yang diperkirakan sebelumnya.
“(Investor) akan terkesima dengan kenaikan suku bunga 100 basis poin, karena itu akan menyiratkan bahwa Fed tidak tahu apa yang dilakukannya dan dikendalikan oleh data,” kata Sam Stovall, kepala strategi investasi CFRA Research di New York.
Analis sekarang memperkirakan pertumbuhan laba kuartal kedua tahun-ke-tahun S&P 500 sebesar 5,6%, turun dari perkiraan 6,8% pada awal kuartal.
Baca Juga:
CMEF 2026 Resmi Ditutup di Shanghai, Tampilkan Inovasi Medis Global dan Tren Industri Masa Depan
Terbitkan Laporan ESG 2025, Hikvision Dorong Pembangunan Berkelanjutan Lewat “Tech for Good”
Citigroup melawan tren di antara laporan keuangan bank besar karena laba kuartalannya mengalahkan ekspektasi, mengirim saham melonjak 13,2%.
Wells Fargo & Co mengatakan laba kuartalannya hampir setengahnya karena peningkatan provisi kerugian pinjaman dan bisnis hipotek yang lemah. Namun, sahamnya terangkat 6,2%.
Indeks S&P Banking melonjak 5,8%, lonjakan persentase satu hari terbesar sejak Januari 2020.
Pelaku pasar mencari jadwal rilis laporan keuangan minggu depan, dari Goldman Sachs Group Inc, Bank of America Corp, International Business Corp, Netflix Inc, Tesla Inc, Twitter Inc dan berbagai industri besar.
Baca Juga:
For the Reasons that Matter: Kampanye Multi-Negara yang Menyoroti Kesehatan Pernapasan Dewasa
Dorong Revolusi Pangan Global, Teknologi “Food Processing” Jepang Tampil di Panggung Dunia
Volume transaksi di bursa AS mencapai 10,26 miliar saham, dibandingkan dengan rata-rata 12,31 miliar selama 20 hari perdagangan terakhir.








