Wall Street Menguat Tipis, Pasar Cermati Perundingan Debt Ceiling

- Pewarta

Selasa, 16 Mei 2023 - 08:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ilustrasi: Pasar saham Wall Street. AS/Dok

Foto ilustrasi: Pasar saham Wall Street. AS/Dok

MEDIA EMITEN Tiga indeks utama saham di Bursa Wall Street, AS, menguat tiis pada akhir perdagangan Senin (Selasa pagi WIB). Pelaku pasar mencermati perundingan pagu utang (debt ceiling) AS yang sedang berlangsung.

Dow Jones Industrial Average mengakhiri tren penurunan lima hari berturut-turut dengan menguat 47,98 poin atau 0,14% menjadi 33.348,60. Indeks S&P 500 naik 0,3% menjadi 4.136,28. Sementara itu, Nasdaq Composite yang didominasi oleh sektor teknologi mengalami kenaikan sebesar 0,66% menjadi 12.365,21.

Perhatian investor tertuju pada perundingan batas utang AS yang ditunda hingga pekan ini dari hari Jumat. Presiden Joe Biden diharapkan akan menerima para pemimpin kongres pada Selasa waktu setempat.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menteri Keuangan Amerika Serikat, Janet Yellen bahwa kegagalan mencapai kesepakatan mengenai batas utang akan “menimbulkan kekacauan keuangan,” dengan Departemen Keuangan saat ini menetapkan tanggal 1 Juni sebagai batas waktu ketika mereka berpotensi default atau gagal bayar.

Namun, Yellen juga mengisyaratkan akhir pekan ini bahwa Amerika Serikat akan menghindari kebangkrutan.

“Saya berharap. Saya pikir perundingannya sangat aktif. Saya diberitahu bahwa mereka telah menemukan beberapa kesepakatan,” kata Yellen dalam wawancara dengan The Wall Street Journal pada hari Sabtu dari Jepang saat pertemuan menteri keuangan G-7.

Pada hari Senin, investor mempertimbangkan data Mei untuk survei Empire State Manufacturing yang menunjukkan penurunan aktivitas manufaktur di New York. Survei tersebut turun sekitar 43 poin dari April menjadi -31,8, di bawah perkiraan Dow Jones sebesar -5.

Musim laporan keuangan perusahaan hampir berakhir, tetapi laporan ritel besar minggu ini akan memberikan wawasan lebih lanjut kepada investor mengenai kondisi konsumen. Home Depot akan melaporkan hasil keuangannya pada hari Selasa. Sementara Target dan Walmart dijadwalkan melaporkan pada hari Rabu dan Kamis.

Berita Terkait

Nissan Kehilangan Investor Besar, Saham Merosot Hingga 6 Persen
BRICS Jadi Alternatif G7, Indonesia Ambil Posisi Strategis di Tatanan Baru
Perusahaan Otomotif Volvo Ungkap Alasan Tunjuk Mantan CEO Håkan Samuelsson Kembali Menjadi CEO
Elon Musk Tawar Perusahaan pada Harga 97,4 Miliar Dolar AS, Begini Respons CEO OpenAI Sam Altman
Jepang Khawatir Berdampak Negatif Terhadap Perekonomian Global, Terkait Kebijakan Tarif AS
Di Plains, Georgia, Presiden Amerika Serikat ke-39 Jimmy Carter Meninggal Dunia pada Usia 100 Tahun
Presiden Suriah Bashar al-Assaddan dan Anggota Keluarganya Dikabarkan Telah Tiba di Moskow
Ketua BNSP Sampaikan Komitmen Penguatan Standar Halal Global melalui Kerjasama dengan Korea Muslim Federation

Berita Terkait

Kamis, 28 Agustus 2025 - 11:38 WIB

Nissan Kehilangan Investor Besar, Saham Merosot Hingga 6 Persen

Senin, 7 Juli 2025 - 10:04 WIB

BRICS Jadi Alternatif G7, Indonesia Ambil Posisi Strategis di Tatanan Baru

Kamis, 3 April 2025 - 14:25 WIB

Perusahaan Otomotif Volvo Ungkap Alasan Tunjuk Mantan CEO Håkan Samuelsson Kembali Menjadi CEO

Rabu, 12 Februari 2025 - 13:24 WIB

Elon Musk Tawar Perusahaan pada Harga 97,4 Miliar Dolar AS, Begini Respons CEO OpenAI Sam Altman

Senin, 3 Februari 2025 - 08:04 WIB

Jepang Khawatir Berdampak Negatif Terhadap Perekonomian Global, Terkait Kebijakan Tarif AS

Berita Terbaru

Pers Rilis

ABC Impact Luncurkan “2025 Impact Review”

Rabu, 29 Apr 2026 - 10:22 WIB