MEDIA EMITEN – Tiga indeks utama saham di Bursa Wall Street, AS, menguat tiis pada akhir perdagangan Senin (Selasa pagi WIB). Pelaku pasar mencermati perundingan pagu utang (debt ceiling) AS yang sedang berlangsung.
Dow Jones Industrial Average mengakhiri tren penurunan lima hari berturut-turut dengan menguat 47,98 poin atau 0,14% menjadi 33.348,60. Indeks S&P 500 naik 0,3% menjadi 4.136,28. Sementara itu, Nasdaq Composite yang didominasi oleh sektor teknologi mengalami kenaikan sebesar 0,66% menjadi 12.365,21.
Perhatian investor tertuju pada perundingan batas utang AS yang ditunda hingga pekan ini dari hari Jumat. Presiden Joe Biden diharapkan akan menerima para pemimpin kongres pada Selasa waktu setempat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Menteri Keuangan Amerika Serikat, Janet Yellen bahwa kegagalan mencapai kesepakatan mengenai batas utang akan “menimbulkan kekacauan keuangan,” dengan Departemen Keuangan saat ini menetapkan tanggal 1 Juni sebagai batas waktu ketika mereka berpotensi default atau gagal bayar.
Namun, Yellen juga mengisyaratkan akhir pekan ini bahwa Amerika Serikat akan menghindari kebangkrutan.
“Saya berharap. Saya pikir perundingannya sangat aktif. Saya diberitahu bahwa mereka telah menemukan beberapa kesepakatan,” kata Yellen dalam wawancara dengan The Wall Street Journal pada hari Sabtu dari Jepang saat pertemuan menteri keuangan G-7.
Pada hari Senin, investor mempertimbangkan data Mei untuk survei Empire State Manufacturing yang menunjukkan penurunan aktivitas manufaktur di New York. Survei tersebut turun sekitar 43 poin dari April menjadi -31,8, di bawah perkiraan Dow Jones sebesar -5.
Baca Juga:
Dari Budaya Etnik Li hingga Asian Beach Games: Sanya Tampilkan Identitas Budaya Sambut Tamu Asia
Dahua Technology Luncurkan Laporan ESG 2025: Dorong Pembangunan Berkelanjutan lewat Inovasi Digital
CGTN: Awal yang Solid dalam Repelita Ke-15 Tiongkok, Apa Maknanya?
Musim laporan keuangan perusahaan hampir berakhir, tetapi laporan ritel besar minggu ini akan memberikan wawasan lebih lanjut kepada investor mengenai kondisi konsumen. Home Depot akan melaporkan hasil keuangannya pada hari Selasa. Sementara Target dan Walmart dijadwalkan melaporkan pada hari Rabu dan Kamis.







