MEDIA EMITEN – Tiga indeks saham utama di Bursa Wall Street jatuh pada akhir perdagangan Rabu (Kamis pagi WIB). Investor khawatir degan data ekonomi AS terbaru yang akan membuat Fed kembali menaikkan suku bunga acuannya.
Dow Jones turun 198,78 poin atau 0.57% menjadi 34,443.19, S&P 500 turun 0,7% menjadi 4.465,48, sedangkan Nasdaq Composite anjlok 1,06% menjadi 13.872,47.
Imbal hasil (yield) Treasury atau obligasi Pemerintah AS melonjak, sehingga membebani aset berisiko, seperti pasar saham. Imbal hasil obligasi tenor 2 tahun naik sekitar 6 basis poin dan diperdagangkan di atas level 5%.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kinerja saham-saham teknologi turun dengan Nasdaq mencatat pelemahan hari ketiga berturut-turut. Nvidia dan Apple masing-masing turun lebih 3%. Sementara Amgen dan Boeing masing-masing hilang sekitar 2%, membebani Dow Jones.
Kenaikan imbal hasil Treasury pada Rabu bertepatan dengan rilis kuatnya data ekonomi dari perkiraan sehingga memicu kekhawatiran kemungkinan kenaikan bunga the Fed.
Data terbaru sektor jasa dan manufaktur perekonomian AS menunjukkan harga indeks jasa ISM naik 2,1 poin persentase menjadi 58,9% pada Agustus, mewakili jumlah perusahaan yang melaporkan kenaikan serta tertinggi dalam 4 bulan.
Hal ini mengikuti komponen harga indeks manufaktur ISM yang melonjak 5,8 poin menjadi 48,4%. Meskipun angka di bawah 50% menunjukkan kontraksi dalam survei ISM, lonjakan besar dalam 1 bulan ini merupakan pembalikan dari tren terkini. Komponen harga yang dibayarkan lebih tinggi dari perkiraan, sehingga memicu kekhawatiran kenaikan suku bunga.






