Wall Street Ditutup Turun, Imbal Hasil Obligasi AS Naik

- Pewarta

Jumat, 4 Agustus 2023 - 08:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ilustrasi: Suasana bursa saham di Wall Street, AS/DOk

Foto ilustrasi: Suasana bursa saham di Wall Street, AS/DOk

MEDIA EMITEN – Tiga indeks saham utama di Bursa Wall Street ditutup turun pada akhir perdagangan Kamis (Jumat pagi WIB ). Imbal hasil obligasi AS terus naik setelah Fitch Ratings menurunkan peringkat utang AS.

Dow Jones Industrial Average kehilangan 66,63 poin, atau 0,19% menjadi 35.215,89 , S&P 500 turun 0,25% menjadi 4.501,89, dan komposit Nasdaq turun tipis 0,1% menjadi 13.959,72.

Imbal hasil obligasi Pemerintah AS tenor 10 tahun naik ke 4,18%, mendekati level tertinggi sejak November 2022. “Imbal hasil lebih tinggi memberi tekanan pada saham,” kata Manajer Portofolio Investment Associates,kata Bryce Doty.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kenaikan suku bunga menekan sektor saham real estat yang turun 1%. Sedangkan sektor utilitas kehilangan 2,3%.

Banyak analis Wall Street menilai bahwa pasar terlambat untuk istirahat atau sedikit koreksi, setelah naik dan menjadi bagian terbaik tahun 2023. Awal pekan ini, S&P 500 dan Nasdaq membukukan kenaikan kelima secara bulanan berturut-turut.

Pasar menunggu pendapatan emiten besar lainnya, seperti Apple dan Amazon. 

Sejauh ini hampir 79% perusahaan S&P 500 telah merilis laporan triwulanan. Dari total yang sudah memublikasikan, sekitar 82% mengalahkan ekspektasi, menurut FactSet.

Sementara Bank of England (BoE) pada Kamis menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin, dalam langkah terbaru bank sentral global untuk meredam inflasi.

Wall Street juga mengantisipasi data ekonomi terbaru, seperti klaim pengangguran mingguan dan produktivitas kuartal kedua yang menunjukkan kenaikan.

Berita Terkait

Nissan Kehilangan Investor Besar, Saham Merosot Hingga 6 Persen
BRICS Jadi Alternatif G7, Indonesia Ambil Posisi Strategis di Tatanan Baru
Perusahaan Otomotif Volvo Ungkap Alasan Tunjuk Mantan CEO Håkan Samuelsson Kembali Menjadi CEO
Elon Musk Tawar Perusahaan pada Harga 97,4 Miliar Dolar AS, Begini Respons CEO OpenAI Sam Altman
Jepang Khawatir Berdampak Negatif Terhadap Perekonomian Global, Terkait Kebijakan Tarif AS
Di Plains, Georgia, Presiden Amerika Serikat ke-39 Jimmy Carter Meninggal Dunia pada Usia 100 Tahun
Presiden Suriah Bashar al-Assaddan dan Anggota Keluarganya Dikabarkan Telah Tiba di Moskow
Ketua BNSP Sampaikan Komitmen Penguatan Standar Halal Global melalui Kerjasama dengan Korea Muslim Federation

Berita Terkait

Kamis, 28 Agustus 2025 - 11:38 WIB

Nissan Kehilangan Investor Besar, Saham Merosot Hingga 6 Persen

Senin, 7 Juli 2025 - 10:04 WIB

BRICS Jadi Alternatif G7, Indonesia Ambil Posisi Strategis di Tatanan Baru

Kamis, 3 April 2025 - 14:25 WIB

Perusahaan Otomotif Volvo Ungkap Alasan Tunjuk Mantan CEO Håkan Samuelsson Kembali Menjadi CEO

Rabu, 12 Februari 2025 - 13:24 WIB

Elon Musk Tawar Perusahaan pada Harga 97,4 Miliar Dolar AS, Begini Respons CEO OpenAI Sam Altman

Senin, 3 Februari 2025 - 08:04 WIB

Jepang Khawatir Berdampak Negatif Terhadap Perekonomian Global, Terkait Kebijakan Tarif AS

Berita Terbaru

Pers Rilis

ABC Impact Luncurkan “2025 Impact Review”

Rabu, 29 Apr 2026 - 10:22 WIB