Wall Street Ditutup Mix, Dow Lanjut Menguat untuk Hari Ke-9

- Pewarta

Jumat, 21 Juli 2023 - 07:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ilustras: Bursa saham Wall Street, AS/Dok

Foto ilustras: Bursa saham Wall Street, AS/Dok

MEDIA EMITEN – Tiga indeks saham utama di Bursa Wall Street ditutup beragam (mix) pada akhir perdagangan Kamis (Jumat pagi WI) dengan Dow Jones Industrial Average melanjutkan naik untuk kesembilan kalinya secara berturut-turut.

Indeks Dow menguat 163,97 poin, atau 0,47%, dan ditutup pada level 35.225,18. Sedangkan S&P 500 merosot sebesar 0,68% menjadi 4.534,87. Indeks Nasdaq Composite juga mengalami penurunan sebesar 2,05% dan ditutup pada level 14.063,31.

Secara keseluruhan saham banyak yang mengalami penurunan setelah saham-saham favorit para trader, Netflix dan Tesla anjlok menyusul pengumuman kinerja.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saham Netflix mengalami penurunan lebih dari 8% setelah raksasa layanan streaming ini melaporkan pendapatan yang di bawah perkiraan para analis. Harapan terhadap perusahaan ini tinggi menjelang laporan hasil laba, karena sahamnya telah naik hampir 50% sepanjang tahun ini.

Sementara itu, saham Tesla merosot 9,7%. Rabu malam, CEO Elon Musk dan eksekutif lainnya menyatakan dalam pertemuan dengan investor bahwa produksi kendaraan akan melambat selama kuartal ketiga karena adanya penutupan pabrik untuk melakukan perbaikan.

Sebalikya, saham Johnson & Johnson, mengalami kenaikan sebesar 6% setelah perusahaan farmasi tersebut menaikkan prognosa tahun ini bersamaan dengan hasil kuartalan yang melebihi perkiraan Wall Street.

Perusahaan lainnya dalam indeks Dow, yaitu perusahaan asuransi Travelers, juga berhasil melampaui perkiraan analis, yang mendongkrak nilai saham perusahaan tersebut.

Dari perusahaan-perusahaan yang tergabung dalam indeks S&P 500 yang telah melaporkan hasil laba sampai saat ini, 74% di antaranya melebihi ekspektasi, menurut data dari FactSet. Kekuatan dalam hasil laba perusahaan menciptakan optimisme akan adanya pendaratan lembut bagi ekonomi.

Berita Terkait

Nissan Kehilangan Investor Besar, Saham Merosot Hingga 6 Persen
BRICS Jadi Alternatif G7, Indonesia Ambil Posisi Strategis di Tatanan Baru
Perusahaan Otomotif Volvo Ungkap Alasan Tunjuk Mantan CEO Håkan Samuelsson Kembali Menjadi CEO
Elon Musk Tawar Perusahaan pada Harga 97,4 Miliar Dolar AS, Begini Respons CEO OpenAI Sam Altman
Jepang Khawatir Berdampak Negatif Terhadap Perekonomian Global, Terkait Kebijakan Tarif AS
Di Plains, Georgia, Presiden Amerika Serikat ke-39 Jimmy Carter Meninggal Dunia pada Usia 100 Tahun
Presiden Suriah Bashar al-Assaddan dan Anggota Keluarganya Dikabarkan Telah Tiba di Moskow
Ketua BNSP Sampaikan Komitmen Penguatan Standar Halal Global melalui Kerjasama dengan Korea Muslim Federation

Berita Terkait

Kamis, 28 Agustus 2025 - 11:38 WIB

Nissan Kehilangan Investor Besar, Saham Merosot Hingga 6 Persen

Senin, 7 Juli 2025 - 10:04 WIB

BRICS Jadi Alternatif G7, Indonesia Ambil Posisi Strategis di Tatanan Baru

Kamis, 3 April 2025 - 14:25 WIB

Perusahaan Otomotif Volvo Ungkap Alasan Tunjuk Mantan CEO Håkan Samuelsson Kembali Menjadi CEO

Rabu, 12 Februari 2025 - 13:24 WIB

Elon Musk Tawar Perusahaan pada Harga 97,4 Miliar Dolar AS, Begini Respons CEO OpenAI Sam Altman

Senin, 3 Februari 2025 - 08:04 WIB

Jepang Khawatir Berdampak Negatif Terhadap Perekonomian Global, Terkait Kebijakan Tarif AS

Berita Terbaru

Pers Rilis

Hisense Sambut FIFA World Cup 2026™ Lewat Inovasi RGB MiniLED

Jumat, 12 Jun 2026 - 14:47 WIB