Wall Street Ditutup Melemah, Tunggu Negosiasi Debt Ceiling

- Pewarta

Rabu, 17 Mei 2023 - 07:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ilustrasi: Suasana bursa saham Wall Street, AS/Dok

Foto ilustrasi: Suasana bursa saham Wall Street, AS/Dok

MEDIA EMITEN Tiga indeks utama saham di Bursa Wall Street, AS, ditutup melemah pada akhir perdagangan Selasa (Rabu pagi WIB). Investor menunggu hasil pertemuan antara pemimpin kongres dan Presiden Joe Biden mengenai negosiasi batas utang (debt ceiling) Amerika Serikat.

Indeks Dow Jones Industrial Average ditutup turun 336,46 poin atau 1,01% menjadi 33.012,14. S&P 500 turun 0,64% menjadi 4.109,90. Komposit Nasdaq turun 0,18% menjadi 12.343,05.

Saham Home Depot terkoreksi sebesar 2,15% setelah pengecer tersebut melaporkan pendapatan kuartal yang mengecewakan dan memangkas panduan laba tahun ini karena konsumen menunda proyek perbaikan rumah besar.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penjualan ritel bulan April lebih lemah dari yang diperkirakan, naik 0,4% bulan lalu. Angka tersebut lebih rendah dari kenaikan 0,8% yang diantisipasi oleh para ekonom yang disurvei oleh Dow Jones.

Para investor dengan cemas menunggu perkembangan negosiasi batas utang. Pada hari Senin, Menteri Keuangan Janet Yellen memastikan kembali bahwa Amerika Serikat menghadapi kemungkinan default pada 1 Juni, yang disebut sebagai tanggal X, jika tidak ada kesepakatan antara Gedung Putih dan Kongres.

Biden mempertahankan pandangan yang lebih optimis mengenai negosiasi yang sedang berlangsung pada akhir pekan, sementara Ketua DPR Kevin McCarthy, dari Partai Republik, mengatakan masih ada hambatan signifikan.

Biden sejauh ini tetap berpendapat bahwa menaikkan batas utang tidak dapat dinegosiasikan. Namun, McCarthy mendorong adanya pembicaraan untuk mencapai kesepakatan di mana peningkatan batas utang akan terkait dengan pemotongan belanja.

Pada hari Selasa, Gedung Putih mengumumkan bahwa Biden akan memotong perjalanan internasional mendatangnya karena harus menangani negosiasi batas utang.

Berita Terkait

Nissan Kehilangan Investor Besar, Saham Merosot Hingga 6 Persen
BRICS Jadi Alternatif G7, Indonesia Ambil Posisi Strategis di Tatanan Baru
Perusahaan Otomotif Volvo Ungkap Alasan Tunjuk Mantan CEO Håkan Samuelsson Kembali Menjadi CEO
Elon Musk Tawar Perusahaan pada Harga 97,4 Miliar Dolar AS, Begini Respons CEO OpenAI Sam Altman
Jepang Khawatir Berdampak Negatif Terhadap Perekonomian Global, Terkait Kebijakan Tarif AS
Di Plains, Georgia, Presiden Amerika Serikat ke-39 Jimmy Carter Meninggal Dunia pada Usia 100 Tahun
Presiden Suriah Bashar al-Assaddan dan Anggota Keluarganya Dikabarkan Telah Tiba di Moskow
Ketua BNSP Sampaikan Komitmen Penguatan Standar Halal Global melalui Kerjasama dengan Korea Muslim Federation

Berita Terkait

Kamis, 28 Agustus 2025 - 11:38 WIB

Nissan Kehilangan Investor Besar, Saham Merosot Hingga 6 Persen

Senin, 7 Juli 2025 - 10:04 WIB

BRICS Jadi Alternatif G7, Indonesia Ambil Posisi Strategis di Tatanan Baru

Kamis, 3 April 2025 - 14:25 WIB

Perusahaan Otomotif Volvo Ungkap Alasan Tunjuk Mantan CEO Håkan Samuelsson Kembali Menjadi CEO

Rabu, 12 Februari 2025 - 13:24 WIB

Elon Musk Tawar Perusahaan pada Harga 97,4 Miliar Dolar AS, Begini Respons CEO OpenAI Sam Altman

Senin, 3 Februari 2025 - 08:04 WIB

Jepang Khawatir Berdampak Negatif Terhadap Perekonomian Global, Terkait Kebijakan Tarif AS

Berita Terbaru

Pers Rilis

ABC Impact Luncurkan “2025 Impact Review”

Rabu, 29 Apr 2026 - 10:22 WIB