Wall Street Ditutup Melemah, Respons Data Ekonomi AS

- Pewarta

Rabu, 5 April 2023 - 07:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ilustrasi: Suasana bursa saham di Wall Street, AS/DOk

Foto ilustrasi: Suasana bursa saham di Wall Street, AS/DOk

MEDIA EMITEN – Wall Street ditutup melemah pada akhir perdagangan Selasa (Rabu pagi WIB). Pasar mencerna data ekonomi antara lain lowongan pekerjaan dan pemangkasan produksi minyak mentah yang berpotensi mendorong inflasi.

Indeks Dow tJones Industrial Average turun 198,77 poin, atau 0,59% menjadi 33.402,38. S&P 500 turun 0,58% untuk mengakhiri sesi di 4.100,60. Kedua indeks akhirnya melemah setelah menguat empat hari beruntun. Nasdaq Composite turun 0,52% ke 12.126,33.

Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan, jumlah lowongan pekerjaan anjlok di bulan Februari. Posisi yang tersedia turun menjadi 9,93 juta untuk bulan Februari, turun lebih dari 600.000 dari Januari dan jauh di bawah perkiraan FactSet sebesar 10,4 juta.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Minggu ini, pasar energi menjadi potensi sumber ketidakpastian lainnya, setelah OPEC+ mengumumkan akan memangkas produksi sebesar 1,16 juta barel minyak per hari. Pada hari Senin, West Texas Intermediate futures mengalami kenaikan harian terbesar, mencapai 6%, dalam hampir setahun.

Kontrak emas berjangka lebih tinggi pada hari Selasa, naik hampir 2% setelah mencapai level tertinggi sejak Maret 2022.

Harga emas mencapai sesi tertinggi US$ 2.043 per ons berada di jalur untuk sesi positif kelima dari enam sesi terakhir. Sepanjang tahun ini, harga emas telah naik 11,6%. Logam mulia sering disebut-sebut sebagai lindung nilai terhadap inflasi.

Berita Terkait

Nissan Kehilangan Investor Besar, Saham Merosot Hingga 6 Persen
BRICS Jadi Alternatif G7, Indonesia Ambil Posisi Strategis di Tatanan Baru
Perusahaan Otomotif Volvo Ungkap Alasan Tunjuk Mantan CEO Håkan Samuelsson Kembali Menjadi CEO
Elon Musk Tawar Perusahaan pada Harga 97,4 Miliar Dolar AS, Begini Respons CEO OpenAI Sam Altman
Jepang Khawatir Berdampak Negatif Terhadap Perekonomian Global, Terkait Kebijakan Tarif AS
Di Plains, Georgia, Presiden Amerika Serikat ke-39 Jimmy Carter Meninggal Dunia pada Usia 100 Tahun
Presiden Suriah Bashar al-Assaddan dan Anggota Keluarganya Dikabarkan Telah Tiba di Moskow
Ketua BNSP Sampaikan Komitmen Penguatan Standar Halal Global melalui Kerjasama dengan Korea Muslim Federation

Berita Terkait

Kamis, 28 Agustus 2025 - 11:38 WIB

Nissan Kehilangan Investor Besar, Saham Merosot Hingga 6 Persen

Senin, 7 Juli 2025 - 10:04 WIB

BRICS Jadi Alternatif G7, Indonesia Ambil Posisi Strategis di Tatanan Baru

Kamis, 3 April 2025 - 14:25 WIB

Perusahaan Otomotif Volvo Ungkap Alasan Tunjuk Mantan CEO Håkan Samuelsson Kembali Menjadi CEO

Rabu, 12 Februari 2025 - 13:24 WIB

Elon Musk Tawar Perusahaan pada Harga 97,4 Miliar Dolar AS, Begini Respons CEO OpenAI Sam Altman

Senin, 3 Februari 2025 - 08:04 WIB

Jepang Khawatir Berdampak Negatif Terhadap Perekonomian Global, Terkait Kebijakan Tarif AS

Berita Terbaru

Pers Rilis

ABC Impact Luncurkan “2025 Impact Review”

Rabu, 29 Apr 2026 - 10:22 WIB