Wall Street Ditutup Bervariasi, Respons Data Inflasi

- Pewarta

Kamis, 14 September 2023 - 08:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ilustrasi: Pasar saham Wall Street. AS/Dok

Foto ilustrasi: Pasar saham Wall Street. AS/Dok

MEDIA EMITEN – Tiga indeks saham utama di Bursa Wall Street ditutup bervariasi pada akhir perdagangan Rabu (Kamis pagi WIB). Investor mencerna data inflasi AS yang melebihi ekspektasi.

Dow Jones melemah 70,46 poin atau 0,20% menjadi 34.575,53 poin, mengalami penurunan kedua berturut-turut. Sementara itu, Indeks S&P 500 naik 0,12% menjadi 4.467,44 poin, dan Nasdaq Composite menguat 0,29% menjadi 13.813,59 poin.

Perusahaan 3M menyeret Dow Jones dengan penurunan lebih dari 5,7%. Saham Caterpillar juga turun 2%, sementara saham Apple mengalami penurunan lebih dari 1% untuk kedua kalinya.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di sisi lain, kenaikan saham teknologi membantu mengangkat Indeks S&P 500 dan Nasdaq. Saham Tesla naik 1,4% setelah investor miliarder Ron Baron tetap optimistis terhadap produsen kendaraan listrik tersebut. Saham Amazon mencapai level tertinggi sejak Agustus 2022 dengan kenaikan lebih dari 2,5%.

Laporan inflasi inti bulan Agustus menunjukkan peningkatan sebesar 0,3% dan 4,3% secara berturut-turut, melampaui perkiraan sebesar 0,2% dan 4,3%. Pejabat Federal Reserve lebih fokus pada angka inti karena memberikan indikasi yang lebih baik tentang arah inflasi dalam jangka panjang.

Sementara itu, angka inflasi keseluruhan naik sebesar 0,6% bulan lalu dan 3,7% dari tahun sebelumnya. Para ekonom yang disurvei oleh Dow Jones memperkirakan peningkatan masing-masing sebesar 0,6% dan 3,6%.

Berita Terkait

Nissan Kehilangan Investor Besar, Saham Merosot Hingga 6 Persen
BRICS Jadi Alternatif G7, Indonesia Ambil Posisi Strategis di Tatanan Baru
Perusahaan Otomotif Volvo Ungkap Alasan Tunjuk Mantan CEO Håkan Samuelsson Kembali Menjadi CEO
Elon Musk Tawar Perusahaan pada Harga 97,4 Miliar Dolar AS, Begini Respons CEO OpenAI Sam Altman
Jepang Khawatir Berdampak Negatif Terhadap Perekonomian Global, Terkait Kebijakan Tarif AS
Di Plains, Georgia, Presiden Amerika Serikat ke-39 Jimmy Carter Meninggal Dunia pada Usia 100 Tahun
Presiden Suriah Bashar al-Assaddan dan Anggota Keluarganya Dikabarkan Telah Tiba di Moskow
Ketua BNSP Sampaikan Komitmen Penguatan Standar Halal Global melalui Kerjasama dengan Korea Muslim Federation

Berita Terkait

Kamis, 28 Agustus 2025 - 11:38 WIB

Nissan Kehilangan Investor Besar, Saham Merosot Hingga 6 Persen

Senin, 7 Juli 2025 - 10:04 WIB

BRICS Jadi Alternatif G7, Indonesia Ambil Posisi Strategis di Tatanan Baru

Kamis, 3 April 2025 - 14:25 WIB

Perusahaan Otomotif Volvo Ungkap Alasan Tunjuk Mantan CEO Håkan Samuelsson Kembali Menjadi CEO

Rabu, 12 Februari 2025 - 13:24 WIB

Elon Musk Tawar Perusahaan pada Harga 97,4 Miliar Dolar AS, Begini Respons CEO OpenAI Sam Altman

Senin, 3 Februari 2025 - 08:04 WIB

Jepang Khawatir Berdampak Negatif Terhadap Perekonomian Global, Terkait Kebijakan Tarif AS

Berita Terbaru

Pers Rilis

Praktik Integrasi “Eco+” Ningbo Ditampilkan dalam Forum SCO

Selasa, 28 Apr 2026 - 18:30 WIB