Wall Street Ditutup Bervariasi, Nasdaq Rebound

- Pewarta

Selasa, 22 Agustus 2023 - 07:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ilustrasi: Suasana di bursa saham Wall Street, AS/Dok

Foto ilustrasi: Suasana di bursa saham Wall Street, AS/Dok

MEDIA EMITEN – Tiga indeks saham utama di Bursa Wall Street ditutup bervariasi pada akhir perdagangan Senin (Selasa pagi WIB) dengan Nasdaq rebound, menghentikan koreksi untuk hari ke-4 secara beruntun.

Yuks, dukung promosi kota/kabupaten Anda di media online ini dengan bikin konten artikel dan cerita seputar sejarah, asal-usul kota, tempat wisata, kuliner tradisional, dan hal menarik lainnya. Kirim lewat WA Center: 085315557788.

Nasdaq Composite melonjak1,6% menjadi 13.497,59, kenaikan terbesar sejak 28 Juli. S&P 500 bertambah 0,69% menjadi 4.399,77, sedangkan Dow Jones Industrial Average turun 0,11% menjadi 34.463,69.

Palo Alto Networks menguat 14,5% ditopang pendapatan yang lebih kuat dari perkiraan dan Nvidia melonjak 8,3% menjelang laporan pendapatan yang dirilis pada Rabu (23/8/2023). Sementara saham Tesla dan Meta masing-masing naik 7% dan 2,4%. Adapun sektor teknologi S&P 500 naik 2,26% pada Senin.

Pergerakan tersebut terjadi meski ketika imbal hasil obligasi Treasury tenor 10 tahun naik mencapai 4,34%, posisi tertinggi sejak November 2007. Imbal hasil meningkat ketika harga obligasi turun, biasanya berdampak buruk bagi saham-saham teknologi dan saham lain karena mengurangi nilai pendapatan masa depan yang dijanjikan.

Imbal hasil obligasi tenor 10 tahun terus meningkat, meskipun saat ini berdampak positif untuk pasar, pada akhirnya akan membebani valuasi dan memberi tekanan,” kata Kepala Strategi Ekonomi ClearBridge Investments, Jeff Schulze.

Pergerakan saham Senin terjadi setelah penurunan mingguan di Wall Street, yang menambah kemerosotan pasar di akhir musim panas. S&P 500 dan Nasdaq masing-masing turun selama 3 minggu berturut-turut, sementara Dow Jones turun mingguan terbesar sejak Maret.

Pada pinggu ini, investor mencermati pidato Ketua Federal Reserve Jerome Powell di simposium tahunan bank sentral di Jackson Hole, Wyoming Jumat (25/6/2023) pagi.

Berita Terkait

Ambil Tindakan yang Lebih Defensif Terhadap Israel; Militer Republik Islam Iran Nyatakan Tak Ragu
Bertutur Kolaborasi: BNSP dan KJRI Hongkong Bahas Peningkatan Kompetensi Pekerja Migran
Wall Street Rebound, Invesor Cermati Imbal Hasil Obligasi
Wall Street Bervariasi, Dow Turun 0,2%
Wall Street Ambles Lebih dari 1%
Wall Street Rebound
Senin Pagi, Saham Asia Dibuka Bervariasi
Wall Street Turun Empat Hari Beruntun
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Senin, 15 April 2024 - 15:50 WIB

Ambil Tindakan yang Lebih Defensif Terhadap Israel; Militer Republik Islam Iran Nyatakan Tak Ragu

Kamis, 21 Desember 2023 - 21:58 WIB

Bertutur Kolaborasi: BNSP dan KJRI Hongkong Bahas Peningkatan Kompetensi Pekerja Migran

Jumat, 29 September 2023 - 08:01 WIB

Wall Street Rebound, Invesor Cermati Imbal Hasil Obligasi

Kamis, 28 September 2023 - 11:21 WIB

Wall Street Bervariasi, Dow Turun 0,2%

Rabu, 27 September 2023 - 08:01 WIB

Wall Street Ambles Lebih dari 1%

Selasa, 26 September 2023 - 08:06 WIB

Wall Street Rebound

Senin, 25 September 2023 - 08:37 WIB

Senin Pagi, Saham Asia Dibuka Bervariasi

Sabtu, 23 September 2023 - 09:21 WIB

Wall Street Turun Empat Hari Beruntun

Berita Terbaru