Wall Street Bervarisi, Nasdaq Koreksi

- Pewarta

Sabtu, 2 September 2023 - 08:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ilustras: Bursa saham Wall Street, AS/Dok

Foto ilustras: Bursa saham Wall Street, AS/Dok

MEDIA EMITEN – Tiga indeks saham utama di Bursa Wall Street ditutup bervariasi pada akhir perdagangan Jumat (Sabtu pagi WIB). Investor mencermati laporan pekerjaan AS.

Indeks Dow Jones naik 115,80 poin atau sekitar 0,33% menjadi 34.837, S&P 500 bertambah sekitar 0,18% menjadi 4,515.77, dan Nasdaq Composite turun tipis 0,02% mencapai 14.031,81.

Dow Jones bertambah 1,4% dan Nasdaq 3,3% sepanjang minggu ini, mencatat kinerja terbaik sejak Juli. Sedangkan, S&P 500 naik 2,5% mencatat minggu terbaik sejak Juni.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Laporan nonfarm payrolls AS terbaru menunjukkan tingkat pengangguran meningkat menjadi 3,8% pada Agustus, level tertinggi dalam lebih setahun. Meligat data ini, para ekonom memperkirakan suku bunga The Fed akan tetap di 3,5%.

Tanda lain yang mengarah pada perlambatan ekonomi, yakni rata-rata pendapatan per jam meningkat 4,3% (tahun ke tahun), lebih rendah dari 4,4% yang diperkirakan ekonom disurvei Dow Jones.

Sementara penggajian bulan Agustus tumbuh lebih cepat dari perkiraan, dengan penambahan 187.000 orang. Namun, jumlah pekerjaan yang pertama kali dilaporkan untuk bulan Juni dan Juli direvisi turun sebanyak 110.000.

Investor juga mencermati laporan pendapatan emiten produsen perangkat lunak MongoDB dan teknologi Dell yang naik masing-masing 3% dan 21%, didukung laporan pendapatan lebih kuat dari perkiraan.

Berita Terkait

Nissan Kehilangan Investor Besar, Saham Merosot Hingga 6 Persen
BRICS Jadi Alternatif G7, Indonesia Ambil Posisi Strategis di Tatanan Baru
Perusahaan Otomotif Volvo Ungkap Alasan Tunjuk Mantan CEO Håkan Samuelsson Kembali Menjadi CEO
Elon Musk Tawar Perusahaan pada Harga 97,4 Miliar Dolar AS, Begini Respons CEO OpenAI Sam Altman
Jepang Khawatir Berdampak Negatif Terhadap Perekonomian Global, Terkait Kebijakan Tarif AS
Di Plains, Georgia, Presiden Amerika Serikat ke-39 Jimmy Carter Meninggal Dunia pada Usia 100 Tahun
Presiden Suriah Bashar al-Assaddan dan Anggota Keluarganya Dikabarkan Telah Tiba di Moskow
Ketua BNSP Sampaikan Komitmen Penguatan Standar Halal Global melalui Kerjasama dengan Korea Muslim Federation

Berita Terkait

Kamis, 28 Agustus 2025 - 11:38 WIB

Nissan Kehilangan Investor Besar, Saham Merosot Hingga 6 Persen

Senin, 7 Juli 2025 - 10:04 WIB

BRICS Jadi Alternatif G7, Indonesia Ambil Posisi Strategis di Tatanan Baru

Kamis, 3 April 2025 - 14:25 WIB

Perusahaan Otomotif Volvo Ungkap Alasan Tunjuk Mantan CEO Håkan Samuelsson Kembali Menjadi CEO

Rabu, 12 Februari 2025 - 13:24 WIB

Elon Musk Tawar Perusahaan pada Harga 97,4 Miliar Dolar AS, Begini Respons CEO OpenAI Sam Altman

Senin, 3 Februari 2025 - 08:04 WIB

Jepang Khawatir Berdampak Negatif Terhadap Perekonomian Global, Terkait Kebijakan Tarif AS

Berita Terbaru

Pers Rilis

Praktik Integrasi “Eco+” Ningbo Ditampilkan dalam Forum SCO

Selasa, 28 Apr 2026 - 18:30 WIB