Wall Street Bervariasi di Tengah Kesepakatan Perdagangan dan Data Ekonomi

- Pewarta

Selasa, 2 Oktober 2018 - 03:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mediaemiten.com, New York – Saham-saham di Wall Street bervariasi pada penutupan perdagangan Senin (Selasa 2/10/2018 pagi WIB), setelah diberitakan bahwa Amerika Serikat, Kanada dan Meksiko mencapai kesepakatan perdagangan bebas baru untuk menggantikan Perjanjian Perdagangan Bebas Amerika Utara (NAFTA).

Indeks Dow Jones Industrial Average naik 192,90 poin atau 0,73 persen, menjadi berakhir di 26.651,21 poin.

Indeks S&P 500 meningkat 10,61 poin atau 0,36 persen, menjadi ditutup di 2.924,59 poin. Sedangkan Indeks Komposit Nasdaq turun 9,05 poin atau 0,11 persen, menjadi berakhir di 8.037,30 poin.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saham Ford dan General Motors keduanya melonjak lebih dari satu persen menyusul berita kesepakatan perdagangan trilateral. Saham-saham sensitif perdagangan seperti Boeing juga ditutup 2,79 persen lebih tinggi.

Kanada dan Amerika Serikat mencapai kesepakatan, bersama Meksiko untuk perjanjian perdagangan bebas baru, yang disebut Perjanjian Amerika Serikat-Meksiko-Kanada (USMCA), menurut pernyataan bersama dari AS dan Kanada pada Minggu (30/9/2018). USMCA akan menggantikan NAFTA yang berusia 24 tahun.

Sentimen pasar didukung karena para investor memperkirakan kesepakatan perdagangan baru tersebut akan membantu menghilangkan ketidakpastian, para ahli mencatat.

Sementara itu, saham Tesla melonjak lebih dari 17 persen pada penutupan pasar setelah CEO Elon Musk membuat penyelesaian dengan regulator pasar modal AS, Securities and Exchange Commission, atas tawarannya yang dibatalkan baru-baru ini untuk mengambil perusahaan keluar dari pasar modal atau “go private”.

Di sisi lain, saham Facebook dan Intel keduanya turun lebih dari satu persen, membebani Nasdaq.

Di sisi ekonomi, Institute for Supply Management AS melaporkan pada Senin (1/10/2018) bahwa Indeks Pembelian Manajer (PMI) untuk sektor manufaktur AS tercatat 59,8 pada September, menurun 1,5 dari tingkat Agustus. Angka tersebut meleset dari konsensus pasar. (pep)

Berita Terkait

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama
FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025
Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?
Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan
Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek
Kasus Jiwasraya: Tanah Benny Tjokro Bogor Dilelang, Negara Kumpulkan Rp18 M
ICC Singapura Jadi Arena Gugatan Kontrak Satelit: Indonesia Siapkan Bukti Lengkap Lawan Detenté Operation
TRUE Optimistis Proyek District East Meningkatkan Laba dan Valuasi Aset

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:53 WIB

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama

Kamis, 14 Agustus 2025 - 11:43 WIB

FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025

Jumat, 1 Agustus 2025 - 07:16 WIB

Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?

Senin, 28 Juli 2025 - 09:59 WIB

Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan

Kamis, 17 Juli 2025 - 14:29 WIB

Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek

Berita Terbaru