Volume Penjualan Semen Holcim Merosot 14,56%

- Pewarta

Jumat, 14 Juni 2019 - 08:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mediaemiten.com, Jakarta – Lesunya pasar semen dalam negeri dirasakan betul oleh PT Solusi Bangun Indonesia Tbk (SMCB). Perusahaan yang dulunya PT Holcim Indonesia Tbk tersebut mencatatkan volume penjualan semen pada Mei masih terkoreksi.

Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta. Dikutip dari Harian Neraca, Jumat (14/6/2019).

Disebutkan, untuk penjualan dalam negeri, SMCB itu mencatatkan volume penjualan 760.964 ton, merosot 14,56% dibandingkan dengan volume penjualan tahun sebelumnya 890,679 ton.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara itu, volume penjualan ekspor semen pada Mei 2019 tercatat sejumlah 68.031 ton, meningkat 2,43% dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang tercatat 66.416 ton.

Adapun total volume penjualan semen SMCB pada Mei 2019 tercatat 828.995 ton, lebih rendah 13,38% dibandingkan dengan tahun sebelumnya 957.095 ton. Total volume penjualan semen SMCB pada Mei 2019 lebih tinggi jika dibandingkan dengan volume penjualan April 2019 sejumlah 746.951 ton.

Sepanjang tahun berjalan, volume penjualan semen dalam negeri SMCB tercatat 3,92 juta ton, lebih rendah 2,85% dibandingkan dengan tahun sebelumnya 4,03 juta ton. Sementara itu, volume penjualan ekspor tercatat merosot 27,35% menjadi 208.447 ton dari 286.930 ton pada tahun sebelumnya. Untuk total volume penjualan SMCB sepanjang tahun berjalan masih terkoreksi 4,48% dengan mencatatkan penjualan 4,13 juta ton dari tahun sebelumnya yang tercatat 4,32 juta ton. (*)

Berita Terkait

Resmi Dibuka, Astra Auto Fest 2025 Semarak Beragam Promo dari Grup Astra
Pasar Modal Indonesia Waspada, CSA Index September 2025 Terkoreksi
Strategi BUMI Kuasai Wolfram, Tambang Emas Jumbo di Queensland Australia
Analisis: Keterlambatan Laporan Keuangan Picu Asimetri Informasi di Pasar
Strategi SMMA Konversi Utang Jadi Saham, Langkah Cerdas Atasi Beban Finansial
CSA Index RI Agustus Tertinggi Sejak Awal Tahun
Strategi Baru Remala Abadi: Transaksi Saham Komisaris Tingkatkan Kontrol Bisnis
Pasca Keluar dari LQ45, SIDO Pindah Fokus dari Domestik ke Internasional

Berita Terkait

Jumat, 5 Desember 2025 - 18:00 WIB

Resmi Dibuka, Astra Auto Fest 2025 Semarak Beragam Promo dari Grup Astra

Jumat, 12 September 2025 - 22:03 WIB

Pasar Modal Indonesia Waspada, CSA Index September 2025 Terkoreksi

Rabu, 20 Agustus 2025 - 15:17 WIB

Strategi BUMI Kuasai Wolfram, Tambang Emas Jumbo di Queensland Australia

Rabu, 20 Agustus 2025 - 10:11 WIB

Analisis: Keterlambatan Laporan Keuangan Picu Asimetri Informasi di Pasar

Senin, 18 Agustus 2025 - 11:46 WIB

Strategi SMMA Konversi Utang Jadi Saham, Langkah Cerdas Atasi Beban Finansial

Berita Terbaru