Turun Terus, BEI Pantau Pergerakan Saham Emiten AKSI

- Pewarta

Selasa, 19 Mei 2020 - 04:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bursa telah mengumumkan penghentian sementara perdagangan saham AKSI di pasar reguler. (Foto : Instagram @bursaefekjakarta)

Bursa telah mengumumkan penghentian sementara perdagangan saham AKSI di pasar reguler. (Foto : Instagram @bursaefekjakarta)

Mediaemiten.com, Jakarta – Bursa Efek Indonesia (BEI) tengah memantau perkembangan saham PT Maming Enam Sembilan Mineral Tbk (AKSI), Pasalanya terjadi penurunan di luar kebiasaan (Unusual Market Activity).

“Dengan ini kami menginformasikan bahwa telah terjadi penurunan harga saham AKSI yang di luar kebiasaan (Unusual Market Activity),” tulis Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI, Lidia M Panjaitan, dan Kepala Divisi Pengaturan & Operasional Perdagangan BEI, Irvan Susandy, dalam surat keterbukaan Informasi BEI, Jumat (15/5/2020).

Informasi terakhir mengenai Perusahaan Tercatat adalah pada tanggal 13 Mei 2020 yang dipublikasikan melalui website PT Bursa Efek Indonesia terkait penyampaian laporan bulanan registrasi pemegang efek.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebelumnya, bursa telah mengumumkan penghentian sementara perdagangan saham AKSI di pasar reguler dan tunai pada 18 Desember 2019 dalam rangka cooling down. Selain itu, bursa mengumumkan UMA atas perdagangan saham AKSI pada tanggal 27 September 2019 dan kembali UMA pada 9 Desember 2019.

Lebih lanjut, sehubungan dengan terjadinya Unusual Market Activity atas saham AKSI, BEI meminta para investor untuk memperhatikan jawaban perusahaan tercatat atas permintaan konfirmasi bursa, mencermati kinerja perusahaan tercatat dan keterbukaan informasinya, mengkaji kembali rencana corporate action perseroan apabila belum mendapatkan persetujuan RUPS, dan mempertimbangkan berbagai kemungkinan yang dapat timbul di kemudian hari sebelum melakukan pengambilan keputusan investasi.

Lebih lanjut, BEI dalam pengumuman menyebutkan bahwa pengumuman UMA tidak serta merta menunjukkan adanya pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan di bidang Pasar Modal.

Sekadar informasi, setelah terus mengalami tren penurunan hingga saat ini, pada perdagangan sesi 1 hari ini, Senin (18/5/2020) saham AKSI terpantau kembali ditutup melemah -4,95% atau terpangkas -5 poin ke harga Rp96 per saham.

Hingga jeda siang ini, saham AKSI tercatat bergerak antara batas atas di Rp101 dan batas bawah di Rp94, setelah dibuka di Rp101 per saham. (ten)

Berita Terkait

Resmi Dibuka, Astra Auto Fest 2025 Semarak Beragam Promo dari Grup Astra
Pasar Modal Indonesia Waspada, CSA Index September 2025 Terkoreksi
Strategi BUMI Kuasai Wolfram, Tambang Emas Jumbo di Queensland Australia
Analisis: Keterlambatan Laporan Keuangan Picu Asimetri Informasi di Pasar
Strategi SMMA Konversi Utang Jadi Saham, Langkah Cerdas Atasi Beban Finansial
CSA Index RI Agustus Tertinggi Sejak Awal Tahun
Strategi Baru Remala Abadi: Transaksi Saham Komisaris Tingkatkan Kontrol Bisnis
Pasca Keluar dari LQ45, SIDO Pindah Fokus dari Domestik ke Internasional

Berita Terkait

Jumat, 5 Desember 2025 - 18:00 WIB

Resmi Dibuka, Astra Auto Fest 2025 Semarak Beragam Promo dari Grup Astra

Jumat, 12 September 2025 - 22:03 WIB

Pasar Modal Indonesia Waspada, CSA Index September 2025 Terkoreksi

Rabu, 20 Agustus 2025 - 15:17 WIB

Strategi BUMI Kuasai Wolfram, Tambang Emas Jumbo di Queensland Australia

Rabu, 20 Agustus 2025 - 10:11 WIB

Analisis: Keterlambatan Laporan Keuangan Picu Asimetri Informasi di Pasar

Senin, 18 Agustus 2025 - 11:46 WIB

Strategi SMMA Konversi Utang Jadi Saham, Langkah Cerdas Atasi Beban Finansial

Berita Terbaru