Senin Pagi, Saham Asia Pasifik Dibuka Bervariasi

- Pewarta

Senin, 16 Januari 2023 - 08:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ilustrasi: Senin pagi saham Asia Pasifik dibuka  mayoritas menguat/Dok.

Foto ilustrasi: Senin pagi saham Asia Pasifik dibuka mayoritas menguat/Dok.

MEDIA EMITEN – Indeks saham di kawasan Asia Pasifik pada Senin 16 Januari 2023 dibuka bervariasi. Sentimen pasar diwarnai ekspektasi iflasi AS yang mulai “mendingin.”

Pada hari Jumat, survei sentimen konsumen Universitas Michigan menunjukkan prospek inflasi satu tahun turun menjadi 4%, penurunan bulanan ketiga berturut-turut dan level terendah sejak April 2021. Angka itu mengikuti laporan CPI Desember, yang menunjukkan harga turun 0,1% dibandingkan dengan bulan lalu.

Turunnya inflasi AS meningkatkan harapan bahwa Federal Reserve akan segera memperlambat kenaikan suku bunganya.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di Australia, S&P/ASX 200 naik 0,9%.

Nikkei 225 Jepang turun 1% dan Topix turun 0,61%.

Kospi Korea Selatan naik tipis 0,2% dan Kodaq naik 0,62%.

Selama akhir pekan, China melaporkan lonjakan hampir 60.000 kematian akibat Covid sejak mencabut pembatasan bulan lalu. Pengumuman itu muncul setelah Organisasi Kesehatan Dunia mengkritik China, menuduhnya tidak melaporkan kematian.

Pada hari Minggu, rel berkecepatan tinggi yang menghubungkan China daratan dan Hong Kong dibuka kembali untuk pertama kalinya dalam tiga tahun.

Bitcoin

Sementara itu, harta uang kripto Bitcoin melewati $20.000, level psikologis utama, untuk pertama kalinya dalam lebih dari dua bulan dan terakhir diperdagangkan pada $20.876.

Pada hari Jumat, saham di Wall Street mengakhiri minggu ini di zona hijau karena investor mencerna pendapatan bank di AS. S&P dan Nasdaq masing-masing membukukan minggu positif kedua berturut-turut dan kinerja mingguan terbaik sejak November.

Berita Terkait

Nissan Kehilangan Investor Besar, Saham Merosot Hingga 6 Persen
BRICS Jadi Alternatif G7, Indonesia Ambil Posisi Strategis di Tatanan Baru
Perusahaan Otomotif Volvo Ungkap Alasan Tunjuk Mantan CEO Håkan Samuelsson Kembali Menjadi CEO
Elon Musk Tawar Perusahaan pada Harga 97,4 Miliar Dolar AS, Begini Respons CEO OpenAI Sam Altman
Jepang Khawatir Berdampak Negatif Terhadap Perekonomian Global, Terkait Kebijakan Tarif AS
Di Plains, Georgia, Presiden Amerika Serikat ke-39 Jimmy Carter Meninggal Dunia pada Usia 100 Tahun
Presiden Suriah Bashar al-Assaddan dan Anggota Keluarganya Dikabarkan Telah Tiba di Moskow
Ketua BNSP Sampaikan Komitmen Penguatan Standar Halal Global melalui Kerjasama dengan Korea Muslim Federation

Berita Terkait

Kamis, 28 Agustus 2025 - 11:38 WIB

Nissan Kehilangan Investor Besar, Saham Merosot Hingga 6 Persen

Senin, 7 Juli 2025 - 10:04 WIB

BRICS Jadi Alternatif G7, Indonesia Ambil Posisi Strategis di Tatanan Baru

Kamis, 3 April 2025 - 14:25 WIB

Perusahaan Otomotif Volvo Ungkap Alasan Tunjuk Mantan CEO Håkan Samuelsson Kembali Menjadi CEO

Rabu, 12 Februari 2025 - 13:24 WIB

Elon Musk Tawar Perusahaan pada Harga 97,4 Miliar Dolar AS, Begini Respons CEO OpenAI Sam Altman

Senin, 3 Februari 2025 - 08:04 WIB

Jepang Khawatir Berdampak Negatif Terhadap Perekonomian Global, Terkait Kebijakan Tarif AS

Berita Terbaru

Pers Rilis

Praktik Integrasi “Eco+” Ningbo Ditampilkan dalam Forum SCO

Selasa, 28 Apr 2026 - 18:30 WIB