Sandiaga Targetkan Investasi Sektor Parekraf Senilai US$ 2,45 Miliar

- Pewarta

Jumat, 8 April 2022 - 08:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ilustrasi: Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf), Sandiaga Uno/Dok

Foto ilustrasi: Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf), Sandiaga Uno/Dok

MEDIA EMITEN – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf), Sandiaga Uno, menargetkan realisasi investasi di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif bisa mencapai US$ 2,45 miliar. Untuk itu, pihaknya mengundang investor Australisa untuk berinvestasi di Indonesia.

Keikutsertaan investor yang tergabung dalam Australia Indonesia Business Council (AIBC) tersebut guna mewujudkan pariwisata berkualitas dan berkelanjutan sebagai upaya mengakselerasi kebangkitan ekonomi maupun pembukaan lapangan kerja.

“Kami akan sepenuhnya memfasilitasi minat investasi tersebut,” katanya dalam rilis Kamis, 7 April 2022. Ia berharap, sektor pariwisata dan ekonomi kreatif dapat membuka 1,1 juta lapangan kerja baru yang berkualitas di Indonesia,” tambah Sandiaga.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pemerintah, kata Sandiaga, akan menggenjot pembangunan pariwisata di lima destinasi super prioritas yakni Borobudur, Mandalika, Labuan Bajo, Danau Toba, dan Likupang.

Indonesia dengan sumber daya alam dan budaya yang berlimpah, sangat berpotensi untuk menambahkan nilai-nilai di sektor parekraf. Menurut dia, hal ini bisa dimanfaatkan oleh investor untuk melihat peluang usaha, sekaligus mengundang lapangan kerja baru untuk masyarakat Indonesia.

Menparekraf mengungkapkan, masa-masa penghujung krisis merupakan waktu yang tepat bagi para investor untuk berinvestasi. Di mana, peluang-peluang usaha dan perekonomian mulai kembali terbuka.

Dari krisis justru tercipta peluang-peluang baru dengan inovasi, adaptasi dan kolaborasi. Ia menceritakan bagaimana dirinya memulai usaha ketika terjadi krisis di tahun 1997. “Investasi saat krisis akan mendatangkan banyak keuntungan, good investment return, namun perlu dengan strategi yang matang,” katanya.

Berita Terkait

Panduan Cara Memahami Bisnis Bitcoin dan Cara Membelinya
PT STM Sukseskan MotoGP Mandalika 2025, Sediakan Helikopter untuk Transportasi dan Evakuasi Medis
RIIFO Indonesia Memperkenalkan RIIFO Design & RIIFO Care, Solusi Inovatif untuk Industri Perpipaan
Ketahui Fungsi Platform Payment di Indonesia, Mudah dan Aman untuk Transaksi Bisnis
Mega Jaya, Lebih dari Sekadar Distributor Lifting Equipment
Nikmati Liburan dengan Rental Mobil Bandung Lepas Kunci
Perkuat Struktur Pendanaan Jangka Panjang, BRI Fokus Himpun Dana Murah
BRImo Siap Layani Kebutuhan Transaksi Finansial Kapan Saja, Liburan Lebih Tenang

Berita Terkait

Sabtu, 8 November 2025 - 04:56 WIB

Panduan Cara Memahami Bisnis Bitcoin dan Cara Membelinya

Rabu, 8 Oktober 2025 - 10:55 WIB

PT STM Sukseskan MotoGP Mandalika 2025, Sediakan Helikopter untuk Transportasi dan Evakuasi Medis

Senin, 22 September 2025 - 17:21 WIB

RIIFO Indonesia Memperkenalkan RIIFO Design & RIIFO Care, Solusi Inovatif untuk Industri Perpipaan

Jumat, 19 September 2025 - 21:34 WIB

Ketahui Fungsi Platform Payment di Indonesia, Mudah dan Aman untuk Transaksi Bisnis

Jumat, 12 September 2025 - 07:09 WIB

Mega Jaya, Lebih dari Sekadar Distributor Lifting Equipment

Berita Terbaru