Saham Twitter dan Netflix Jatuh, Wall Street Ditutup Bervariasi

- Pewarta

Kamis, 6 September 2018 - 04:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ilustrasi: Netflix/Dok

Foto ilustrasi: Netflix/Dok

Mediaemiten.com, New York – Saham-saham di Wall Street bervariasi pada akhir perdagangan Rabu (Kamis 6/9/2018 pagi WIB), karena kejatuhan saham-saham teknologi utama seperti Neflix, Twitter, dan Facebook, menyeret pasar yang lebih luas.

Indeks Dow Jones Industrial Average naik 22,51 poin atau 0,09 persen, menjadi ditutup di 25.974,99 poin. Sementara itu, indeks S&P 500 turun 8,12 poin atau 0,28 persen, menjadi berakhir di 2.888,60 poin. Indeks Komposit Nasdaq ditutup berkurang 96,07 poin atau 1,19 persen, menjadi 7.995,17 poin.

Aksi jual kuat di saham-saham teknologi mendorong Komposit Nasdaq dan S&P 500 berakhir lebih rendah.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Netflix dan Twitter adalah dua saham di antara pemain terburuk. Saham kedua perusahaan tersebut masing-masing jatuh 6,17 persen dan 6,06 persen pada penutupan pasar.

Saham-saham perusahaan teknologi lainnya, termasuk Alphabet Inc. Facebook Inc, Snap Inc dan Microsoft Corp, juga jatuh. Di sektor konsumen discretionary, investor juga menjual saham Amazon.com Inc selain Netflix Inc, dua anggota kelompok saham yang dikenal sebagai FANG.

Di sisi lain, saham Caterpillar dan Johnson & Johnson naik lebih dari 1,5 persen pada penutupan, mendukung Dow sedikit lebih tinggi, satu-satunya peraih keuntungan dari tiga indeks utama.

Para investor juga terus mencermati perkembangan terbaru pembicaraan perdagangan AS-Kanada.

Amerika Serikat dan Kanada gagal mendapatkan persetujuan untuk mengganti Perjanjian Perdagangan Bebas Amerika Utara (NAFTA) saat ini dengan tenggat waktu Jumat lalu (31/8) yang dijatuhkan oleh pemerintah AS. (pep)

Berita Terkait

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama
FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025
Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?
Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan
Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek
Kasus Jiwasraya: Tanah Benny Tjokro Bogor Dilelang, Negara Kumpulkan Rp18 M
ICC Singapura Jadi Arena Gugatan Kontrak Satelit: Indonesia Siapkan Bukti Lengkap Lawan Detenté Operation
TRUE Optimistis Proyek District East Meningkatkan Laba dan Valuasi Aset

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:53 WIB

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama

Kamis, 14 Agustus 2025 - 11:43 WIB

FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025

Jumat, 1 Agustus 2025 - 07:16 WIB

Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?

Senin, 28 Juli 2025 - 09:59 WIB

Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan

Kamis, 17 Juli 2025 - 14:29 WIB

Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek

Berita Terbaru

Pers Rilis

Thunes Luncurkan Pembayaran di Waktu Nyata ke Selandia Baru

Selasa, 21 Apr 2026 - 02:00 WIB