MEDIA EMITEN – Pasar saham di kawasan Asia-Pasifik dibuka mix (bervariasi) pada Senin pagi 24 Juli 223. Investor menunggu serangkaian data ekonomi dari wilayah tersebut, dan juga pertemuan bank-bank sentral dunia untuk menentukan suku bung acuannya.
Di Jepang, Nikkei 225 naik 0,95% untuk memulai minggu ini, sementara Topix juga naik 0,57%. Jepang juga akan merilis survei pribadi untuk indeks manajer pembelian pada bulan Juli.
Di Australia, S&P/ASX 200 naik 0,13%, setelah negara itu melihat perkiraan cepat untuk PMI kompositnya pada Juli jatuh ke wilayah kontraksi untuk pertama kalinya sejak Maret.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kospi Korea Selatan turun 0,44%, sedangkan Kosdaq mengalami penurunan 1,07% setelah mencapai level tertinggi sejak April 2022 minggu lalu.
Indeks Hang Seng Hong Kong tampaknya akan memulai minggu ini lebih rendah, dengan kontrak berjangka di 18.953 dibandingkan dengan penutupan terakhir HSI di 19.560,57.
Pasar AS bervariasi Jumat lalu, tetapi Dow Jones Industrial Average naik 0,01% untuk membukukan kenaikan hari kesepuluh berturut-turut, suatu prestasi yang tidak terlihat untuk indeks sejak Agustus 2017. S&P 500 menambahkan 0,03%, sementara Nasdaq Composite turun 0,22%.
Sentimen krusial dari global salah satunya hasil rapat dewan kebijakan Bank Sentral AS, The Fed, atau Federal Open Market Committee (FOMC) yang diproyeksi suku bunga Fed akan naik 25 bps dari 5,25% jadi 5,5%.
Baca Juga:
ABC Impact Luncurkan “2025 Impact Review”
Hisense Berkolaborasi dengan “Phantom Blade Zero”, Hadirkan Pengalaman Gim RGB Generasi Baru
Hikvision Umumkan Kinerja Keuangan Periode 2025 dan Triwulan I-2026






