Saham Asia Dibuka Mix, Menunggu Petemuan Bank-Bank Sentral

- Pewarta

Senin, 24 Juli 2023 - 07:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ilustrasi: Bursa Saham Asia/Dok.

Foto ilustrasi: Bursa Saham Asia/Dok.

MEDIA EMITEN Pasar saham di kawasan Asia-Pasifik dibuka mix (bervariasi) pada Senin pagi 24 Juli 223. Investor menunggu serangkaian data ekonomi dari wilayah tersebut, dan juga pertemuan bank-bank sentral dunia untuk menentukan suku bung acuannya.

Di Jepang, Nikkei 225 naik 0,95% untuk memulai minggu ini, sementara Topix juga naik 0,57%. Jepang juga akan merilis survei pribadi untuk indeks manajer pembelian pada bulan Juli.

Di Australia, S&P/ASX 200 naik 0,13%, setelah negara itu melihat perkiraan cepat untuk PMI kompositnya pada Juli jatuh ke wilayah kontraksi untuk pertama kalinya sejak Maret.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kospi Korea Selatan turun 0,44%, sedangkan Kosdaq mengalami penurunan 1,07% setelah mencapai level tertinggi sejak April 2022 minggu lalu.

Indeks Hang Seng Hong Kong tampaknya akan memulai minggu ini lebih rendah, dengan kontrak berjangka di 18.953 dibandingkan dengan penutupan terakhir HSI di 19.560,57.

Pasar AS bervariasi Jumat lalu, tetapi Dow Jones Industrial Average naik 0,01% untuk membukukan kenaikan hari kesepuluh berturut-turut, suatu prestasi yang tidak terlihat untuk indeks sejak Agustus 2017. S&P 500 menambahkan 0,03%, sementara Nasdaq Composite turun 0,22%.

Sentimen krusial dari global salah satunya hasil rapat dewan kebijakan Bank Sentral AS, The Fed, atau Federal Open Market Committee (FOMC) yang diproyeksi suku bunga Fed akan naik 25 bps dari 5,25% jadi 5,5%.

 

 

 

 

Berita Terkait

Nissan Kehilangan Investor Besar, Saham Merosot Hingga 6 Persen
BRICS Jadi Alternatif G7, Indonesia Ambil Posisi Strategis di Tatanan Baru
Perusahaan Otomotif Volvo Ungkap Alasan Tunjuk Mantan CEO Håkan Samuelsson Kembali Menjadi CEO
Elon Musk Tawar Perusahaan pada Harga 97,4 Miliar Dolar AS, Begini Respons CEO OpenAI Sam Altman
Jepang Khawatir Berdampak Negatif Terhadap Perekonomian Global, Terkait Kebijakan Tarif AS
Di Plains, Georgia, Presiden Amerika Serikat ke-39 Jimmy Carter Meninggal Dunia pada Usia 100 Tahun
Presiden Suriah Bashar al-Assaddan dan Anggota Keluarganya Dikabarkan Telah Tiba di Moskow
Ketua BNSP Sampaikan Komitmen Penguatan Standar Halal Global melalui Kerjasama dengan Korea Muslim Federation

Berita Terkait

Kamis, 28 Agustus 2025 - 11:38 WIB

Nissan Kehilangan Investor Besar, Saham Merosot Hingga 6 Persen

Senin, 7 Juli 2025 - 10:04 WIB

BRICS Jadi Alternatif G7, Indonesia Ambil Posisi Strategis di Tatanan Baru

Kamis, 3 April 2025 - 14:25 WIB

Perusahaan Otomotif Volvo Ungkap Alasan Tunjuk Mantan CEO Håkan Samuelsson Kembali Menjadi CEO

Rabu, 12 Februari 2025 - 13:24 WIB

Elon Musk Tawar Perusahaan pada Harga 97,4 Miliar Dolar AS, Begini Respons CEO OpenAI Sam Altman

Senin, 3 Februari 2025 - 08:04 WIB

Jepang Khawatir Berdampak Negatif Terhadap Perekonomian Global, Terkait Kebijakan Tarif AS

Berita Terbaru

Pers Rilis

ABC Impact Luncurkan “2025 Impact Review”

Rabu, 29 Apr 2026 - 10:22 WIB