MEDIA EMITEN – Nilai tukar rupiah melemah pada Selasa 27 Desember 2022, dengan kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia ditutup pada level Rp15.659 per dolar AS dibandingkan posisi hari sebelumnya Rp15.636 per dolar AS.
Sementara itu, kurs rupiah yang ditransaksikan antarbank melemah 30 poin atau 0,19% ke posisi Rp15.663 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp15.633 per dolar AS.
Fokus pelaku pasar pada sentimen ekonomi global, penurunan laju inflasi di Amerika Serikat. Pasar mencermati perilisan data ekonomi AS pada akhir pekan lalu dimana inflasi belanja konsumsi personal AS mencapai pertumbuhan 5,5% (yoy), lebih tinggi dari ekspektasi 5,3% (yoy), namun lebih rendah dari periode sebelumnya yang tumbuh 6,1% (yoy).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Penurunan bertahap pada laju inflasi memperkuat ekspektasi bahwa kenaikan suku bunga oleh bank sentral AS, Federal Reserve (Fed), yang akan lebih lambat tidak diragukan lagi. Sementara itu terdapat pernyataan yang cenderung hawkish dari pejabat European Central Bank (ECB).
Pelaku pasar mencerna pernyataan anggota Dewan Pemerintahan ECB yang juga Gubernur Bank Sentral Belanda Klaas Knot yang melihat lebih banyak pengetatan kebijakan saat ini hingga Juli 2023.
Sebelumnya pembuat kebijakan ECB menganjurkan bahwa bank sentral berbuat banyak dalam pengetatan kebijakan moneter.







