MEDIA EMITEN – Kurs rupiah terhadap dolar AS terus melemah dan pada Selasa 5 Juli 2022 makin mendekati level psikologis Rp 15.000. Kurs JISDOR (Jakarta Interbank Spot Dollar Rate) berada di posisi Rp 14.990 melemah 0,2% dibanding hari sebelumnya.
Sepanjang Juli, rupiah telah melemah 0,73% dibandingkan posisi 30 Juni 2022 di level Rp 14.882. Pelemahan ini seiring dengan turunnya nilai mata uang global terhadap dolar AS karena dipicu sentimen kenaikan suku bunga The Fed.
Sementara itu, di pasar uang antarbank rupiah ditransaksikan pada level Rp14.992 per dolar AS atau ditutup melemah 22 poin sekitar 0,15% dibandingkan hari sebelumnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Analis DCFX Futures Lukman Leong saat dihubungi di Jakarta, mengatakan, pelemahan rupiah sangat fundamental mengingat perkembangan global di mana bank sentral dunia berlomba-lomba menaikkan suku bunga, terutama bank sentral AS The Fed.
Dari domestik, lanjut Lukman, tekanan untuk menaikkan suku bunga semakin besar setelah data inflasi menunjukkan angka di atas 4%. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi Juni 2022 sebesar 0,61% (mom) atau 4,35% (yoy), tertinggi sejak 2017.
Sementara itu, dolar AS terus menguat jelang pertemuan bank sentral pada tengah pekan ini.







